• KANAL BERITA

Setiap Tahun Lebih dari 500 Kendaraan Bermotor Hilang

Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, memberikan sambutan saat peluncuran program layanan masyarakat Blokir Online di Kantor Direktorat Lalu Lintas Polda DIY, Pingit, Kota Jogja, Rabu (15/8). (suaramerdeka.com/Gading Persada)
Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, memberikan sambutan saat peluncuran program layanan masyarakat Blokir Online di Kantor Direktorat Lalu Lintas Polda DIY, Pingit, Kota Jogja, Rabu (15/8). (suaramerdeka.com/Gading Persada)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, terkejut dengan besarnya jumlah kendaraan bermotor yang hilang dicuri di Jogja. Pertahun ratusan kendaraan bermotor hilang dicuri.

“Pencurian kendaraan bermotor itu kejahatan terorganisasi dan di Jogja jumlahnya cukup fantasitis. Lebih dari 500 kendaraan bermotor hilang dicuri setiap tahunnya dan ini naik secara signifikan,” papar Kapolda, usai meluncurkan program layanan masyarakat Blokir Online di Kantor Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY, Pingit, Kota Jogja, Rabu (15/8).

Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang hilang dicuri di wilayah DIY, ungkap Kapolda, sejalan dengan banyaknya jumlah kendaraan bermotor di Kota Pelajar ini. Dari catatannya setidaknya pertumbuhan kendaraan bermotor di Provinsi DIY mencapai lebih dari 12 ribu kendaraan pertahun.

“Setiap tahunnya pertumbuhan kendaraan bermotor itu mencapai 128.700-an. Ini cukup besar,” imbuh dia.

Menurut Kapolda, meski tidak akan signifikan menekan jumlah kendaraan bermotor yang hilang, namun adanya program layanan masyarakat Blokir Online yang diluncurkan Ditlantas Polda DIY diharapkan mampu memunculkan tindakan preventif terhadap kejahataan kendaraan bermotor, khususnya pencurian.

“Kami sambut baik adanya program Blokir Online dan memang Ditlantas Polda DIY akan kami ajukan ke Mabes Polri untuk ikut dalam lomba integritas. Program ini juga sebagai salah satu bentuk pelaksanaan era keterbukaan dan profesionalitas dari Polda DIY. Intinya apa yang dilakukan ini sebagai bentuk pelayanan masyarakat untuk menjamin hak kepemilikan kendaraan bermotor seseorang dengan memanfaatkan teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini,” tutur jenderal bintang satu itu.

Blokir Online sendiri resmi diluncurkan siang tadi melengkapi sejumlah program layanan masyarakat milik Polda DIY yang sudah terintegritasi dengan teknologi informasi yang sudah ada sebelumnya. Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY Kombes Pol Latif Usman menjelaskan, tujuan peluncuran Blokir Online memudahkan masyarakat untuk memblokir nomor kendaraan bermotornya jika dicuri atau terkait tindakan pidana lainnya.

“Kalau dahulu pemblokiran nomor kendaraan bermotor bisa berhari-hari. Saat ini dalam hitungan menit sudah bisa dilakukan, ini tak lain karena Blokir Online kami juga sudah terintegrasi dengan LP Online milik Polda DIY,” tandas Dirlantas.


(Gading Persada /CN40/SM Network)