• KANAL BERITA

60 Keluarga Penyandang Disabilitas Terima Bantuan

Wakil Ketua TP PKK Wonosobo, Ani Agus Subagiyo didampingi Kepala Dinsos dan PMD Muawal Sholeh menyerahkan bantuan stimulan modal usaha kepada sejumlah keluarga penyandang disabilitas di Pendapa Wakil Bupati Wonosobo, Selasa (14/8). (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)
Wakil Ketua TP PKK Wonosobo, Ani Agus Subagiyo didampingi Kepala Dinsos dan PMD Muawal Sholeh menyerahkan bantuan stimulan modal usaha kepada sejumlah keluarga penyandang disabilitas di Pendapa Wakil Bupati Wonosobo, Selasa (14/8). (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

WONOSOBO, suaramerdeka.com - Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos dan PMD) Kabupaten Wonosobo memberikan bantuan stimulan modal usaha kepada sebanyak 60 keluarga penyandang disabilitas di Pendapa Wakil Bupati Wonosobo, Selasa (14/8). Bantuan diberikan kepada keluarga penyandang disabilitas yang tergabung dalam Family Support Group (FSG) di empat kecamatan.

Bantuan secara simbolis diserahkan Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Wonosobo, Ani Agus Subagiyo, didampingi Kepala Dinsos dan PMD Wonosobo Muawal Sholeh. Sebelum menyerahkan bantuan, Ani menyampaikan, orang tua mau pun keluarga merupakan faktor terpenting bagi para penyandang disabilitas.

Karena, kata dia, selama 24 jam mereka yang melayani penyandang disabilitas. Karenanya kesabaran, ketabahan, kasih sayang sangat dibutuhkan para orang tua dan keluarga dalam melayani penyandang disabilitas. “Keluarga adalah faktor terpenting bagi para penyandang disabilitas, pemerintah hanya bersifat membantu dan mendampingi. Keluargalah yang selama 24 jam melayani dan mendampingi mereka,” ujar dia.

Sementara Muawal Sholeh menyampaikan, bantuan stimulan modal usaha diberikan untuk membangun kepedulian bagi para keluarga penyandang disabilitas. Ini juga untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat penyandang masalah kesejahteraan sosial, agar mereka memiliki hak dan kesempatan yang sama. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan dan rehabilitasi bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Wonosobo.

"Melalui bantuan stimulan modal usaha tersebut, kami juga ingin terus memulihkan harga diri, tanggung jawab sosial, kemauan dan kemampuan mereka agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya kembali. Untuk bantuan stimulan modal usaha ini berasal dari APBD Wonosobo tahun 2018. Bantuan yang diberikan sejumlah Rp 60 Juta yang diperuntukkan bagi 60 keluarga penyandang disabilitas," terang dia.

Bantuan untuk masing masing keluarga disabilitas adalah Rp 1 juta, sebagai modal usaha ataupun mengembangkan usaha yang sudah ada. Meski tidak seberapa, tetapi pihaknya berharap bisa bermanfaat untuk kelangsungan keluarga penyandang disabilitas. “Ke 60 keluarga penyandang disabilitas penerima bantuan stimulan modal usaha ini berasal dari empat kecamatan, yakni Wadaslintang, Kejajar, Kalikajar dan Mojotengah," tutur dia.

Mereka yang menerima bantuan, saat ini sudah tergabung dalam FSG. Hingga saat ini Pemerintah telah menyalurkan bantuan serupa kepada tujuh kecamatan yang sudah tergabung dalam FSG. Tahun 2016 bantuan diberikan di Kecamatan Wonosobo, tahun 2017 di Kecamatan Leksono dan Sukoharjo. Pada tahun 2018 ada di Kecamatan Wadaslintang, Kejajar, Kalikajar dan Mojotengah.

Selain memerima bantuan uang sebagai modal usaha, para keluarga penyandang disabilitas juga diberikan bimbingan sosial mengenai berwirausaha, oleh Siti Nurmar Asiyah dari Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM), dan mengenai kesehatan oleh Dewi Yuliana dari Dinas Kesehatan Wonosobo.


(M Abdul Rohman/CN40/SM Network)