• KANAL BERITA

Kadin Bawa Semangat Baru Menggairahkan Dunia Usaha

Andang Wahyu Triyanto, ketua Kadin Jepara. (suaramerdeka.com/Muhammadun Sanomae)
Andang Wahyu Triyanto, ketua Kadin Jepara. (suaramerdeka.com/Muhammadun Sanomae)

JEPARA, suaramerdeka.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng, Kukrit SW akan melantik pengurus Kadin Jepara periode 2018-2023 di Pendapa Kartini, Senin (13/8) ini. Semangat kebersamaan serta lebih menggairahkan dunia usaha di Jepara diusung pengurus baru.

Hal itu dikemukakan  Andang Wahyu Triyanto, ketua Kadin terpilih saat konferensi pers, Sabtu (11/8) di Resto Maribu. Andang terpilih untuk menakhkodai Kadin Jepara pada Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin 23 Maret 2018 lalu.

"Kami mengakomodasi semua asosiasi dan perhimpunan dunia usaha di Jepara dalam kepengurusan ini. Selain itu juga banyak para sesepuh dari kepengurusan sebelumnya yang kami akomodasi dalam kepengurusan. Ini penting untuk menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam membangun gairah dunia usaha yang lebih dinamis," ujar Andang, didampingi wakil ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Perbendaharaan, Chaerul Anwar, serta ketua panitia pelantikan, Yuli Kusdiyanto.

Andang mencontohkan, Abdul Kohar, Ketua Kadin periode sebelumnya, dalam kepengurusan baru masuk sebagai ketua dewan pertimbangan. "Pak Kohar sudah membawa Kadin selama lima tahun dalam dinamika yang positif dan tetap dibutuhkan untuk makin memperkuat Kadin," ungkap Andang.

Usai pelantikan, akan langsung disusul dengan acara talkshow bertema Transformasi Kadin dalam Membentuk Pengusaha Tangguh dengan narasumber Prie GS. "Tema ini kami hadirkan dengan narasumber seorang motivator. Kami berharap dalam kondisi apa pun, dunia usaha dan pengusaha tetap tangguh. Selain itu juga muncul pengusaha-pengusaha baru, dan makin memperkuat pengusaha-pengusaha yang lebih dulu ada," lanjut Andang.

Bidang Baru

Ada 17 bidang dalam kepengurusan Kadin periode ini, dan beberapa di antaranya merupakan bidang baru. Di antara yang baru itu adalah Bidang Hukum, Etika Usaha dan Ketenagakerjaan. Andang menjelaskan, bidang antara lain mengawal dan diharapkan terlibat aktif dalam isu-isu regulasi yang terkait secara langsung mau pun tidak langsung dengan dunia usaha mau pun ketenagakerjaan. "Saat ini misalnya sedang disiapkan rancangan peraturan daerah tentang industri. Kadin perlu terlibat aktif dalam mengawal, baik dalam bentuk advokasi, menyumbang gagasan dan masukan, dan mengomunikasikannya dengan dunia usaha. Kadin harus  memahami regulasi," tandas dia.

Bidang yang baru lainnya adalah Bidang Kemaritiman, Kelautan dan Perikanan, Bidang Ekonomi Kreatif, Bidang Pengembangan Industri Seni dan Budaya, serta Bidang Kewirausahaan dan Peningkatan Daya Saing usaha. Ada dua bidang di periode sebelumnya yang digabung menjadi satu, yaitu Bidang Properti, Pertambangan dan Energi, dan Infrastruktur.

"Kami membutuhkan Bidang Kemaritiman, Kelautan dan Perikanan karena mempertimbangkan Jepara sebagai daerah pesisir dengan panjang pantai sekitar 82 km. Industri kemaritiman perlu dipikirkan," jelas Andang.

Sementara Bidang properti juga perlu diperhatikan Kadin menilik ketersediaan rumah yang masih terbatas dibanding kebutuhan. "Ada sekitar 60 persen kebutuhan perumahan yang belum bisa terpenuhi dan kebutuhan yang ada karena terbatasnya ketersediaan," kata dia.

Bidang ekonomi kreatif, juga kepariwisataan juga akan disinergikan.

Andang manandaskan, Kadin menjadi induk semua asosiasi dunia usaha, yang sifatnya mendorong, membantu menginovasi, ikut serta dalam membangkitkan dan merumuskan, serta mengomunikasikannya asosiasi dan perhimpunan dunia usaha dengan pemangku kepentingan yang lain, misalnya dengan pemeritah sebagai mitra strategis.

Yuli Kusdiyanto mengatakan, acara pelantikan pagi ini akan dihadiri sekitar 200 tamu undangan. Selain pengurus dan anggota Kadin, juga dari kalangan asosiasi dunia usaha, serta organisasi perangkat daerah di Pemkab Jepara.


(Muhammadun Sanomae/CN40/SM Network)