• KANAL BERITA

KPAI Minta Pemerintah Perhatikan Kebutuhan Pendidikan Anak-anak Korban Gempa Lombok

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima empat laporan terkait kerusakan sekolah akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Yakni SMPN 12 Mataram, SMPN 20 Mataram, SDN 1 Obel-obel kecamatan Sambelia, Lombok Timur, dan SMAN 1 Gunung Sari, Lombok Barat. KPAI berharap pemerintah segera bertindak.

"KPAI menerima beberapa laporan sekolah yang kondisi bangunan kelasnya mengalami keretakan yang berpotensi runtuh dan membahayakan anak-anak," ujar Komisioner KPAI bidang Pendidikan, Retno Listyarti melalui siaran pers, Minggu (12/8).

Retno menjelaskan, gempa di Lombok dalam beberapa hari terakhir membuat ancaman baru bagi keberlangsungan proses pembelajaran di berbagai sekolah. Akibatnya, banyak sekolah-sekolah yang sudah tidak bisa lagi digunakan.

"Anak-anak korban gempa harus terpenuhi haknya atas pendidikan," kata dia.

Menurutnya, kebutuhan dasar anak seperti kebutuhan sandang, pangan, papan, kesehatan dan pendidikan harus dipenuhi oleh pemerintah. Sebab proses rehab dan rekonstruksi membutuhkan waktu sangat lama.


(RPK/CN41/SM Network)