• KANAL BERITA

Masjid Al Tsumairi Tegal Tunggu Penyerahan

Foto: Bangunan Masjid Al Tsumairi yang dibangun di lahan Kompleks Islamic Center hingga kini belum difungsikan untuk kegiatan ibadah. (suaramerdeka.com/Wawan Hudiyanto)
Foto: Bangunan Masjid Al Tsumairi yang dibangun di lahan Kompleks Islamic Center hingga kini belum difungsikan untuk kegiatan ibadah. (suaramerdeka.com/Wawan Hudiyanto)

TEGAL, suaramerdeka.com - Kelanjutan pembangunan Masjid Al Tsumairi di Kompleks Islamic Center, Jalan Mataram, Kota Tegal, menunggu penyerahan dari pemberi wakaf, sebelum kemudian sepenuhnya menjadi aset Pemkot Tegal.

"Apabila telah diserahterimakan dan menjadi aset Pemkot, barulah dapat dilakukan penganggaran untuk pengelolaan dan pengembangan masjid. Kami masih menunggu kebijakan pimpinan daerah,’’ kata Kepala Bidang Infrastruktur Pengembangan Wilayah Bappeda, Agus Martanta, usai menghadiri Rapat Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Gedung Parlemen, Jalan Pemuda, Kamis (9/8).

Menurut dia, saat ini masjid tersebut masih ditangani donatur dengan menempatkan pekerja untuk merawat. Secara umum, bangunan masjid sudah layak digunakan untuk fasilitas ibadah. Bappeda juga berkomitmen membuat kompleks Islamic Center sebagai kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Sebelumnya, Komisi I DPRD Kota Tegal mempertanyakan alokasi anggaran untuk kelanjutan untuk Kompleks Islamic Centre di Kecamatan Margadana. Sebab, pembangunan Masjid Al Tsumairi sejak tahun 2017 hingga kini belum bisa difungsikan secara layak dan terancam mangkrak.

Menurut anggota Komisi I DPRD, Rachmat Raharjo, proses pembangunan masjid tersebut berhenti dinilai mubazir. Saat ini, kondisinya sudah ditumbuhi rumput ilalang yang mengepung bangunan masjid.

"Kami sangat menyayangkan karena aset milik Pemkot tersebut terbengkalai. Selain belum selesai dibangun secara sempurna masjid juga belum bisa difungsikan karena instalasi listrik  belum terpasang," katanya.

Ketua Komisi I DPRD, Heri Budiman menambahkan, pihaknya mengaku khawatir apabila tidak ada tindaklanjut pembangunan Islamic Centre masjid tersebut akan mangkrak dan mengalami kerusakan.

 "Seharusnya Pemkot dapat menyempurnakan pembangunan Islamic Center agar masjid yang sudah jadi dibangun dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Selama ini DPRD dari proses awal juga hingga sekarang tidak ada koordinasi yang jelas terkait pembangunan kawasan Islamic Center," tegasnya.


(Wawan Hudiyanto/CN42/SM Network)