• KANAL BERITA

Nilhil, Pencarian Tiga Nelayan Dihentikan

Foto: Tim SAR menanyai nelayan yang melintas saat proses pencarian nelayan hilang di perairan sekitar Pulau Panjang, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/dok)
Foto: Tim SAR menanyai nelayan yang melintas saat proses pencarian nelayan hilang di perairan sekitar Pulau Panjang, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/dok)

JEPARA, suaramerdeka.com -  Sepekan pencarian terhadap tiga nelayan yang dilaporkan hilang, tim SAR belum menemukan petunjuk apa pun terhadap keberadaan tiga nelayan asal Mlongo itu. Ketiganya melaut dengan perahu Sri Rejeki 01 milik Joko Pramono, warga Desa Srobyong, sejak Sabtu lalu.

‘’Kita sudah melakukan pencarian sejak menerima laporan pada Selasa (7/8) lalu. Tapi tidak membuahkan hasil,’’ terang Kordinator Basarnas Pos Sar Jepara, Wisnu Yogo Utomo. Ketiga nelayan tersebut Bambang (40) asal Blebak Desa Sekuro, M Soleh (39) asal Desa Srobyong dan Senijan (39) warga Desa Karang Gondang Kecamatan Mlonggo.

Wisnu menyatakan, pencarian sudah dihentikan karena sudah sepekan sejak hilang. Pihaknya melanjutkan dengan memonitor secara intensif bilamana ada laporan soal tanda-tanda keberadaan ketiga nelayan tersebut.

Basarnas sudah mengirimkan informasi melalui Stasion Radio Pantai (SROP) Semarang untuk menyebarkan informasi hilangnya nelayan tersebut. Harapannya, semua nelayan yang melintas di peraiaran sekitar memberi pertolongan kepada tiga nelayan tersebut jika memang berpapasan di tengah laut, dalam kondisi apa pun.

Ketiga nelayan itu diketahui berangkat melaut pada Sabtu sore di perairan sekitar Pulau Panjang. Basarnas sudah melakukan pencarian di sekitar perairan Pulau Panjang, yakni hingga 5 mil dari pulau itu. Pencarian juga diperlebar dengan menyusuri perairan di sekitar Pulau Karang Bokor.

Tapi pencarian tak membuahkan hasil. Juga belum ada petunjuk apapun soal keberadaan ketiga nelayan tersebut. Selama pencarian pun pihaknya sudah mencari informasi dari nelayan sekitar yang tengah melaut. Namun tak satupun yang mengetahuinya.

‘’Jika pun kemarin ada yang melihat, pasti sudah memberi pertolongan. Ini kita monitoring. Begitu nanti ada informasi soal tanda-tanda keberadaan ketiga nelayan itu, akan langsung kita tindak lanjuti,’’ tegasnya.


(Adi Purnomo/CN42/SM Network)