• KANAL BERITA

Polres dan Kodim Wonogiri Bantu Korban Gempa

Foto: Personel Polres Wonogiri dan Kodim 0728/Wonogiri memuat bantuan secara estafet ke dalam truk di Mapores Wonogiri, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/dok)
Foto: Personel Polres Wonogiri dan Kodim 0728/Wonogiri memuat bantuan secara estafet ke dalam truk di Mapores Wonogiri, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/dok)

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Polres Wonogiri dan Kodim 0728/Wonogiri mengirimkan bantuan untuk korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), baru-baru ini. Bantuan yang diberikan itu berupa pakaian dan paket sembako. Pengiriman bantuan dipimpin langsung oleh Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede dan Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M Heri Amrulloh.

Kapolres dan Dandim mengatakan, sebanyak dua truk dikerahkan untuk mengangkut paket bantuan dari Mapolres Wonogiri menuju ke bandara Adi Soemarmo Solo. Truk pengangkut bantuan itu berangkat dari Polres sekitar pukul 08.00. Kapolres dan Dandim ikut turun tangan memasukkan paket-paket bantuan secara estafet ke dalam truk.

Bantuan kemanusiaan tersebut terdiri atas mi instan, biskuit, snack, susu, celana anak, celana dalam pria dan wanita, pembalut wanita, popok bayi, terpal plastik, jilbab dewasa, pakaian anak, kemeja dewasa, kaos oblong, mukena, selimut, handuk, daster dan sarung. 

Selain mengirimkan bantuan berupa pakaian dan sembako, seluruh anggota Polres wonogiri juga menggalang dana untuk para korban bencana alam tersebut.

"Bantuan itu kami kirimkan guna meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Barat," kata Kapolres. 

Dandim menambahkan, kerja sama itu merupakan bentuk sinergitas TNI dan Polri, khususnya jajaran Kodim dan Polres Wonogiri.

"Semoga bantuan yang diberikan ini dapat meringkan beban saudara kita dan dapat bermanfaat, katanya.

Terpisah, kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, pihaknya telah mengirimkan seorang personel untuk membantu penanganan bencana di Lombok, NTB.

"Kami mengirimkan personel bernama Wiyanto ke Lombok. Dia dulu juga pernah kami kirim untuk membantu korban bencana di Pidie (Aceh). Dia akan bergabung dengan tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," katanya.


(Khalid Yogi/CN42/SM Network)