• KANAL BERITA

Berkat TMMD, Warga Dukuh Waja Tak Lagi Terisolasi

Plt Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, didampingi Dandim 0709, Letkol Kav Suep, Ketua DPRD, Cipto Waluyo, memotong pita menandai peresmian jalan usai Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Sidomukti, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen, Rabu (8/8). (suaramerdeka.com/Supriyanto)
Plt Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, didampingi Dandim 0709, Letkol Kav Suep, Ketua DPRD, Cipto Waluyo, memotong pita menandai peresmian jalan usai Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Sidomukti, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen, Rabu (8/8). (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Warga Dukuh Waja, Desa Sidomukti, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen saat ini bisa tersenyum lebar. Pasalnya, dukuh yang selama ini terisolasi lantaran buruknya jalan yang menghubungkan dukuh menuju pusat desa, kini sudah bagus.

Jalan sepanjang 1.000 meter yang sebelumnya rusak parah, saat ini sudah mulus setelah dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II tahun 2018 yang digelar oleh Kodim 0709 Kebumen. Dengan mulusnya jalan tersebut, akses ratusan warga Dukuh Waja semakin lancar.

Jalan yang dibangun melalui program fisik TMMD tersebut diresmikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, usai Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Sidomukti, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen, Rabu (8/8). Ikut mendampingi Dandim 0709, Letkol Kav Suep, Ketua DPRD Kebumen, Cipto Waluyo, Waka Polres Kebumen, Kompol Prayuda Widiatmoko.

Pasiter Kodim 0709, Kapten Inf Bambang Muldianto melaporkan, pembangunan jalan rabat beton berdasarkan RAB sepanjang 624,59 meter terbangun 1.000 meter. Kegiatan itu mengalami over prestasi sepanjang 375,41 m yang dibangun dengan menggunakan dana desa.

"Selain pembangunan jalan, rehab rumah tidak layak huni juga terealisasi 100 persen yakni sebanyak 11 unit," ujar Kapten Inf Bambang Muldianto dalam laporannya.

Selain itu TMMD yang berlangsung mulai 10 Juli-8 Agustus 2018 juga dilaksanakan  kegiatan non fisik. Yakni berupa penyuluhan bekerja sama dengan tim dari dinas, instansi terkait seperti penyuluhan bela negara, penyuluhan kesadaran berbangsa dan bernegara, penyuluhan tentang kesehatan dengan materi ODF dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Kemudian penyuluhan kadarkum, penyuluhan narkoba, penyuluhan percepatan penganekaragaman konsumsi berbasis lokal, penyuluhan KB dan pemutaran film," ujarnya.

Sementara itu, dalam rangkaian penutupan TMMD tersebut juga dilaksanakan pencanangan Dukuh Waja sebagai Kampung KB. Acara diramaikan oleh pameran UMKM, peninjauan Posyandu, dan sembako murah.
    
Tingkatkan Kesejahteraan

Kepala Desa Sidomukti, Sukiman, berterima kasih kepada TNI dan Pemkab Kebumen lantaran desa yang dipimpinnya menjadi sasaran TMMD. Dengan pembangunan jalan desa tersebut, warga yang berada di Dukuh Waja memiliki akses lancar terutama untuk pendidikan, kesehatan mau pun perekonomian. Dengan perbaikan jalan itu secara tidak langsung dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Berkat kemanunggalan TNI dengan rakyat semua kesulitan yang dijumpai mudah terpecahkan. Jika sudah bersatu semua menjadi enteng,"  ujar Sukiman.

Dandim 0709 Letkol Kav Suep yang membacakan aman Kpala Staf Angkatan Darat (KSAD) selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD, Jenderal TNI Mulyono menyampaikan, pada kegiatan TMMD tahun ini melibatkan 50 Satgas TMMD di 50 kabupaten/kota, 57 kecamatan dan 79 desa, dengan didukung oleh dinas Pemda setempat. Antara lain Dinas Kesehatan, Pertanian, BKKBN, Sosial, Kehutanan, Pekerjaan Umum, Kejaksaan serta Kepolisian.

Sasaran fisik diupayakan untuk menjawab masalah infrastruktur jalan di desa-desa terpencil atau terisolasi, masalah fasilitas umum serta rendahnya kualitas hidup masyarakat. Pada TMMD kali ini, dalam skala nasional telah berhasil mewujudkan program rehabilitasi lebih dari 200 unit RTLH, pembukaan 86 km jalan baru, pengerasan dan betonisasi 60 km jalan, perbaikan 30 rumah ibadah dan delapan sekolah.

"Kemudian pembangunan jembatan dengan panjang total 252 m, pembuatan 43 unit MCK, pembangunan Poskamling dan saluran drainase di lebih dari 30 desa. Juga pemberian kambing kepada peternak binaan serta penanaman 3.500 pohon di lahan konservasi alam," ujar Dandim.


(Supriyanto/CN40/SM Network)