• KANAL BERITA

Jenazah Ferin Dibawa ke Semarang untuk Dimakamkan

Ditemukan Tewas Hangus Terbakar

Foto: suaramerdeka.com/ Apit
Foto: suaramerdeka.com/ Apit

SEMARANG, suaramerdeka.com - Mayat wanita yang ditemukan tewas hangus terbakar di hutan jati Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora pada 1 Agustus lalu, akhirnya terungkap identitasnya. Korban diketahui bernama Ferin Dyah Anjani (21) yang merupakan warga Perum PGRI Blok K, Sendangmulyo, Tembalang, Semarang.

Di rumah duka, Selasa (7/8) siang, berdatangan keluarga, kerabat dan rekan-rekan korban untuk takziah. Jenazah akan dimakamkan oleh keluarga di TPU Giriloyo, Semarang. Sebelumnya karena belum teridentifikasi selang dua hari sejak diketemukan, jenazah dimakamkan di Blora.

Ibu korban, Kiswati mengaku terakhir kontak dengan anak ke-empatnya itu pada 31 Juli lalu melalui teman kos Ferin. Malam itu, Ferin yang semasa hidupnya berprofesi sebagai sales promotion girl (SPG) itu berpamitan kepada teman satu kosnya, akan pergi bersama teman lelakinya.

"Kata teman kosnya, Ferin pergi sama teman lelakinya naik taksi online, katanya cuma sebentar, tapi sampai pukul 22.00 WIB, tidak kunjung pulang," terangnya.

Lalu sekitar pukul 23.00 WIB, lanjut dia, handphone Ferin sudah tidak bisa dikontak, bahkan sampai 2 Agustus tidak ada kabar dari Ferin. Kemudian keluarga memutuskan datang ke Polrestabes Semarang untuk melaporkan kehilangan anak.

"Usai melaporkan, saya baca berita kok ada pembunuhan sadis di Blora, dan saya enggak nyangka kalau itu anak saya," tutur Kiswati.

Pada 5 Agustus, dirinya mendapat kabar dari Kanit Reskrim Polsek Kunduruan, yang menunjukan barang bukti berupa anting dan gigi kelinci yang dipakai korban. "Ditunjukan anting dan gigi kelincinya, dan benar itu dipakai anak saya," ucap dia.

Selanjutnya, polisi melakukan tes DNA dari keluarga korban, dan hasilnya pun cocok. Hingga akhirnya, makam Ferin di Blora dibongkar dan Selasa (7/8) jenazah Ferin dibawa ke Semarang, untuk dimakamkan dengan layak.


(Apit Yulianto/CN33/SM Network)