• KANAL BERITA

KKN UGM Harus Tinggalkan Ilmu Bermanfaat

PENTAS SENI : Tari tradisional ditampilkan di sela-sela Bumisari Fun Run yang digelar oleh KKN UGM Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Selasa (7/8) (Foto suaramerdeka.com/Ryan Rachman)
PENTAS SENI : Tari tradisional ditampilkan di sela-sela Bumisari Fun Run yang digelar oleh KKN UGM Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Selasa (7/8) (Foto suaramerdeka.com/Ryan Rachman)

PURBALINGGA, suaramerdeka.com - Mahasiswa UGM yang melakoni KKN di Kabupaten Purbalingga harus meninggalkan ilmu pengetahuan bagi warga. Sehingga warga bisa memanfaatkan dan mengaplikasikan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Hal itu disampaikan Camat Bojongsari, Juli Atmadi saat gelaran Bumisari Fun Run dan Pensi yang digelar mahasiswa KKN UGM Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari kemarin.

"Ada tinggalan ilmu bagi masyarakat. Misal yang di jurusan IT menularkan keahlian IT untuk promosi desa wisata, jurusan teknik sipil membantu pembuatan rancang bangun untuk pembangunan infrastruktur desa. Diharapkan masyarakat sadar akan potensinya untuk melangkah ke depan," katanya didampingi Kades Bumisari, Susilo Wardoyo.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN UGM Unit Desa Bumisari, Akmadi mengatakan, tahun ini ada dua unit mahasiswa KKN di Kabupaten Purbalingga yaitu di Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari dan Desa Tanalum, Kecamatan Rembang. Masing-masing 30 orang.

"Program kami fokus untuk meningkatkan kesehatan dan pemberdayaan UMKM. Tapi melihat potensi wisata dan budaya yang besar, ke depan kalau ada KKN di Purbalingga lagi, akan difokuskan pada dua program tersebut," katanya.

Koordinator Mahasiswa Unit KKN UGM Desa Bumisari, Taufik Sarbiyanto mengatakan, Bumisari Fun Run digelar untuk menyosialisasikan olah raga lari yang menyenangkan. Juga untuk menampilkan potensi UMKM dan seni budaya masyarakat setempat. 


(Ryan Rachman/CN19/SM Network)