• KANAL BERITA

Petugas Belum Temukan Sapi Sakit di Sukoharjo

DIJUAL: Ribuan sapi dari berbagai daerah yang dijual di Pasar Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. (suaramerdeka.com / Asep Abdullah)
DIJUAL: Ribuan sapi dari berbagai daerah yang dijual di Pasar Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. (suaramerdeka.com / Asep Abdullah)

SUKOHARJO, suaramerdeka.com – Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo belum menemukan indikasi sapi kurban yang mengalami sakit cukup serius menjelang dua minggu lebih Hari Raya Idul Adha.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Netty Harjanti, penyisiran terhadap sapi-sapi di peternakan hingga pasar hewan masih terus dilakukan. Adapun menjelang dua minggu Idul Adha, pihaknya belum mendapati sapi yang terindikasi sakit cukup serius sehingga tidak layak untuk dijadikan hewan kurban. “Belum ada laporan. Tetapi berdasarkan pengalaman tahun lalu, aman. Tidak ada masalah yang berarti untuk sapi-sapi di wilayah kita,” terang dia, Minggu (5/8).

Netty memaparkan, pihaknya menargetkan pemeriksaan ribuan sapi selama Idul Adha. Baik sapi yang dipelihara di peternakan, hingga  yang dijual di Pasar Bekonang. Menurutnya, sapi yang ada di Kota Makmur selama ini terkenal sehat. Bahkan tercatat tidak ada riwayat sapi-sapi yang rawan karena sakit.

“Baik sapi yang dibesarkan di Kota Makmur atau yang datang dari luar kota, semua diawasi ketat. Kebanyakan hanya dari sekitar Solo Raya. Termasuk yang dijual di Pasar Bekonang,” akunya.

Dikatakan, paling tidak ada ribuan ekor yang diperiksa kesehatannya oleh tim. Sapi-sapi tersebut juga mendapatkan vaksinasi untuk mengantisipasi tertularnya penyakit. Dia memastikan tidak ada penyakit seperti antraks yang menghinggapi sapi di Kota Makmur. Namun pada saat Idul Adha, petugas hanya mendapati penyakit cacing hati.

“Kalau penyakit yang membahayakan itu, selama ini nyaris tidak ada. Kalau cacing hati beberapa kali ditemukan. Kami minta hati yang ada cacingnya itu, tidak dikonsumsi,” kata dia.


(Asep Abdullah/CN26/SM Network)