• KANAL BERITA

Pasca Gelombang Pasang, Polisi Bersihkan Pantai Suwuk

Personel polisi dari Polres Kebumen membersihkan halaman parkir Pantai Suwuk yang tertimbun pasir akibat gelombang pasang, Selasa (31/7). (suaramerdeka.com/Supriyanto)
Personel polisi dari Polres Kebumen membersihkan halaman parkir Pantai Suwuk yang tertimbun pasir akibat gelombang pasang, Selasa (31/7). (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Gelombang pasang yang memporakporandakan pesisir selatan Kebumen memantik perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya diberikan oleh jajaran Polres Kebumen yang melakukan bersih-bersih pantai di sekitar ojek wisata Pantai Suwuk, Selasa (31/7).

Bersama dengan pengelola objek wisata Pantai Suwuk, personel polisi bekerja bakti membersihkan puing-puing dan sampah termasuk membersihkan timbunan pasir di area parkir objek wisata. Kerja bakti yang melibatkan puluhan personel Polres Kebumen dan Polsek Puring itu ntuk merapikan objek wisata yang hingga kemarin masih belum normal.

Kapolsek Puring AKP Khadik Widayat menjelaskan, kegiatan itu adalah bentuk peduli Polri terhadap obwis Pantai Suwuk. "Akibat gelombang pasang, sampah lumayan berserakan. Kami bersihkan bersama, supaya obwis bisa segera pulih seperti sedia kala. Kita punguti sampah, kita bersihkan puing puing kayu dan ranting yang ada di sekitar pantai," jelas AKP Khadik.

Bersihkan Pelabuhan

Sebelumnya, Polres Kebumen bersama dengan TNI AL dan para nelayan serta warga peduli kebersihan pantai melakukan kurvei membersihkan sampah yang ada di pelabuhan perikanan Logending, Kecamatan Ayah. Sat Polairud bersinergi bersama dengan TNI AL memunguti sampah yang berserakan di sekitar pelabuhan.

Kabag Ops Polres Kebumen Kompol Cipto Rahayu menjelaskan, kegiatan itu merupakan gagasan dari Pelabuhan Perikanan Pantai (PPI) Logending Kebumen. Kegiatannya bersih-bersih pelabuhan meliputi memunguti sampah, membersihkan sampah yang berserakan di sekitar pelabuhan. Dalam waktu kurang lebih tiga jam, sampah yang berserakan bisa segera dibersihkan.

"Kegiatan ini sangat bagus. Kita bersama-sama peduli kebersihan lingkungan," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, gelombang pasang menerjang sepanjang garis pantai Kebumen, baru-baru ini. Bahkan ketinggian gelombang bisa mencapai 6 meter. Gelombang pasang merusak bangunan warung hingga sarana prasarana objek wisata. Pasca kejadian itu, menyisakan sampah dan puing puing kayu berserakan di sepanjang pantai selatan Kebumen.


(Supriyanto/CN40/SM Network)