• KANAL BERITA

Tebar Hewan Kurban Sasar Penerima Baru

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Tahun ini Dompet Dhuafa melalui program THK 1439 H memberikan nuansa baru dengan 'Menjawab Panggilan Zaman' merupakan lanjutan atas komitmen dompet dhuafa untuk berkontribusi bagi permasalahan kemiskinan di Indonesia maupun dunia. Dompet Dhuafa harus siap untuk menyongsong dan kemampuan adaptasi atas segala perubahan yang terjadi.

"Dompet Dhuafa mencoba mengindetifikasi untuk terus menjawab tantangan terutama pada program Tebar Hewan Kurban (THK) dengan melibatkan unsur-unsur digital dan teknologi," ucap M.Sabeth Abilawa sebagai Direktur Program Dompet Dhuafa.

Tebar Hewan Kurban (THK) tahun ini menargetkan 25.000 ekor hewan kurban untuk disebarkan ke seluruh pelosok negeri sebanyak 34 Provinsi di Indonesia serta tujuh negara seperti Myanmar-Rohingya, Palestina, Suriah, Bangladesh, Timor Leste, Filipina dan Thailand.

Tebar Hewan Kurban yang sudah bergulir sejak 1994 hingga 2017 telah mencapai 237.520 ekor setara dengan kambing, sementara untuk penerima manfaat sebanyak 4.911.208 keluarga dengan sebaran hingga 33 Provinsi di Indonesia.

Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk berkurban melalui THK, lima manfaat yang dapat dipetik yakni mewujudkan pemerataan daging kurban dengan mendistribusikan daging ke wilayah yang membutuhkan, masyarakat mendapatkan laporan kurban secara transparan sehingga keterpercayaan tetap terjaga.

Melalui THK, masyarakat diajak untuk turut membantu memberdayakan peternak lokal yang sudah melalui tahapan seleksi serta pendampingan oleh Dompet Dhuafa,
masyarakat mendapatkan hewan kurban yang berkualitas dan masyarakat diajak untuk mendukung ketahanan pangan nasional dengan adanya penyebaran kurban yang merata diharapkan terciptanya kebutuhan gizi yang cukup.

"Diharapkan lebih banyak lagi semangat dalam menjalankan gagasan-gagasan yang lahir bagi masyarakat. Mengajak juga lembaga-lembaga lain agar semangat kurban ini tidak semata transaksi jual beli tetapi semangat untuk bisa membantu agar banyak masyarakat dapat merasakan perhatian lebih dari saudara lain ketika hewan kurban sampai dan turut menikmati hewan kurban yang selama ini sebagian masyarakat jarang atau bahkan sama sekali belum pernah menikmati daging kurban," tandas Sabeth.


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)