• KANAL BERITA

30 Mahasiswa UGM Ikuti Ekspedisi Papua Terang

Foto Radar Semarang
Foto Radar Semarang

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – PLN mengirim 30 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), dalam program Ekspedisi Papua Terang baru-baru ini. Mereka berasal dari berbagai fakultas, mulai dari Fakultas Teknik, MIPA, Ilmu Budaya dan Fakultas Filsafat yang tergabung dalam Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UGM.

Ekpedisi Papua Terang merupakan upaya PLN yang bersinergi dengan stakeholder, untuk mewujudkan percepatan pemerataan pembangunan di Indonesia Timur. Yakni dalam upaya elektrifikasi desa-desa di Papua. Sebab, saat ini rasio elektrifikasi di Papua dan Papua Barat masih sekira 53,62 persen.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan UGM Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr dilansir dari Radio Idola, Djagal menyatakan, kondisi geografis Pulau Papua yang luas menjadi tantangan bagi PLN untuk membangun infrastruktur kelistrikan, sehingga mampu menjangkau seluruh masyarakat. 

Oleh karena itu, PLN menggandeng UGM untuk melaksanakan Program Listrik Desa, agar semakin banyak daerah di Indonesia mendapatkan layanan listrik.

“Untuk memertahankan Papua, kita harus membangun secara cepat, sehingga masyarakat Papua tidak merasa dianaktirikan. Sekarang pemerintah sedang membangun infrastuktur yang baik di sana, mulai dari jalan, pelabuhan dan bandara. Sekarang disusul kelistrikan melalui program Papua Terang. Ini merupakan suatu langkah yang sangat positif,” kata Djagal.

Djagal mengimbau mahasiswa peserta ekspedisi, harus segera beradaptasi. Baik lingkungan maupun budayanya. Selain itu, ia juga menekankan program ini berbeda dengan kegiatan pecinta alam pada umumnya.

“Ini bukan ekspedisi seperti halnya yang saudara lakukan sebagai pecinta alam. Apakah itu susur sungai, naik gunung, atau masuk gua. Tidak. Melainkan sebuah kegiatan yang ada targetnya. Bagaimana kita bisa menghasilkan sesuatu dari kegiatan ini bagi masyarakat Papua,” terangnya.

Nantinya, ke-30 mahasiswa UGM itu akan bergabung dengan tim lainnya dari kampus berbeda di seluruh Indonesia. Totalnya mencapai 165 mahasiea dari lima perguruan tinggi. Yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, UGM, Institute Teknologi Sepuluh Nopember dan Univeristas Cenderawasih.

Para mahasiswa itu akan bergabung dengan 130 relawan dari PLN. Peserta Ekspedisi Papua Terang akan melakukan survei geografi, demografi, potensi energi baru terbarukan maupun sistem jaringan evakuasi daya di 415 desa di 24 kabupaten di Papua dan satu kabupaten di Papua Barat.


(ER Maya/CN19/SM Network)