• KANAL BERITA

Aktris Angela Lee Didakwa Pencucian Uang

Foto: Okezone
Foto: Okezone

SLEMAN, suaramerdeka.com - Aktris dan model, Angela Charlie (31) alias Angela Lee menjalani sidang perdana di PN Sleman atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat dirinya. Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum Dian Susanto Wibowo, Angela dijerat ancaman pidana kumulatif. 

Selain pasal 378 dan 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan, dia juga didakwa dengan pasal 3 dan 4 UU Nomer 8 Tahun 2010 tentang pencucian uang. Ancamannya adalah hukuman penjara maksimal 15 tahun. 

Dalam menjalani sidang yang diketuai majelis hakim Surachmat, terdakwa Angela tidak sendiri. Dia duduk di kursi pesakitan bersama suaminya, David Hardian Sugito (34) yang juga dijerat dengan ketentuan dakwaan yang sama. "Dakwaan disusun secara kumulatif yakni ada dua tindak pidana. Pertama adalah penipuan dan penggelapan, kedua berkaitan pencucian uang," kata Dian saat dikonfirmasi usai sidang.

Atas dakwaan tersebut, Angela dan suaminya menyatakan tidak akan mengajukan eksepsi. Karenanya, sidang lanjutan yang diagendakan Selasa (31/7) pekan depan akan langsung masuk pada tahapan pembuktian. Minggu depan, jaksa berencana mengajukan empat orang saksi termasuk korban bernama Santoso Tandoyo, warga Kricak Yogyakarta beserta istrinya. Sementara itu, kuasa hukum para terdakwa, Wahyu Rudi Indarto mengatakan, pihaknya sudah siap melakukan pembuktian. Beberapa orang saksi meringankan atau ade charge juga akan dihadirkan.

"Klien kami mengikuti proses persidangan dengan baik. Bisnis antara terdakwa dan korban sebelumnya kan berjalan lancar, baru akhir-akhir kemudian ada masalah. Nanti kita lihat saja di pembuktian," ujarnya.

Kronologi kasus ini bermula dari kerjasama bisnis tas branded antara kedua terdakwa dengan korban, sekitar tahun 2017 silam. Nilai investasi yang ditanamkan sebesar Rp 12 miliar. Pada September 2017, mulai muncul persoalan karena korban tidak lagi menerima keuntungan bisnis. Korban kemudian menagih kepada Angela dan David. 

Namun ternyat bisnis itu sudah macet sejak bulan Mei 2017. Diketahui penyebabnya karena kedua terdakwa menggunakan uang investasi untuk kepentingan pribadi mereka.


(Amelia Hapsari/CN41/SM Network)