• KANAL BERITA

Jalan Rusak, Warga Galang Tanda Tangan

Pengendara sepeda motor melewati Jalan Residence Raya di Kelurahan Debong Kulon, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal yang kondisinya rusak parah. (suaramerdeka.com/Wawan Hudiyanto)
Pengendara sepeda motor melewati Jalan Residence Raya di Kelurahan Debong Kulon, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal yang kondisinya rusak parah. (suaramerdeka.com/Wawan Hudiyanto)

TEGAL, suaramerdeka.com – Setelah berulang kali mengajukan perbaikan jalan yang rusak tidak mendapat respons Pemkot, warga di Perumahan Tegal Residence, Kelurahan Debong Kulon, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal menggalang tanda tangan mendesak Pemkot Tegal segera memperbaiki Jalan Residence Raya.

Kondisi jalan yang selama ini rusak parah dan sebagian belum beraspal, tak kunjung dilakukan perbaikan.  "Kami sudah berulangkali mengusulkan agar jalan segera dilakukan perbaikan oleh pengembang atau pun Pemkot Tegal. Namun sampai sekarang belum direalisasikan," tegas Ketua RW 04, Kelurahan Debong Kulon, Darsono.

Menurut dia, akibat kerusakan jalan dan sebagian ruas jalan juga belum diaspal, aktivitas masyarakat sering terganggu. Apalagi, saat musim penghujan, jalan selalu tergenang banjir karena saluran air meluap. Selain perbaikan jalan, warga berharap Pemkot menormalisasi saluran dan membuat saluran pembuangan agar air bisa mengalir lancar.

Perwakilan warga Perumahan Tegal Residence, Siwi Nurbiajanti menambahkan, Jalan Residence Raya merupakan jalan penghubung antara Jalan Si Untung dan Jalan Gatot Subroto yang sering dilewati warga.

Warga berharap agar jalan tersebut bisa segera diaspal. Sehingga aktivitas warga berjalan lancar. "Melalui penggalangan tanda tangan ini, kami akan melayangkan surat resmi ke DPRD dan Pemkot Tegal sebagai upaya permohonan untuk segera dilakukan pengaspalan," tegasnya.  

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD, Anshori Faqih, menyarankan agar warga mengajukan surat permohonan pengaspalan sebagai dasar dari DPRD dalam pembahasan anggaran. "Kami akan memperjuangkan aspirasi warga untuk pengaspalan dan diusahakan bisa masuk dalam pembahasan anggaran perubahan tahun 2018 atau dimasukan dalam anggaran murni tahun 2019," tandasnya.


(Wawan Hudiyanto/CN40/SM Network)