• KANAL BERITA

OTT Kalapas Sukamiskin, Pejabat Kumham Tunggu Penjelasan KPK

Foto: istimewa
Foto: istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Kepala Kanwil Kemenkumham Jabar, Indro Purwoko membenarkan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen dicokok penyidik KPK, Sabtu (21/7) dinihari. Hanya saja dia belum mengetahui detail alasan di balik operasi tangkap tangan tersebut. Pihaknya masih menunggu penjelasan resmi lembaga antirasuah itu.

"Iya betul," tandasnya saat dihubungi wartawan.

"Kita tunggu proses hukum KPK," imbuh mantan Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kemenkumham RI itu.

Saat dihubungi, Indro mengaku tengah dalam perjalanan menuju lapas khusus napi koruptor tersebut. Dia memastikan bahwa operasionak Lapas tak terganggu gara-gara Wahid Husen kena OTT.

"Kita akan tunjuk Plh," katanya.

Dari informasi yang diperoleh, Wahid Husen yang baru 4 bulan menjabat Kalapas Sukamiskin dibawa penyidik KPK. Sebelumnya, pada Sabtu dinihari, dia dibawa ke Lapas tersebut oleh petugas KPK untuk melakukan penggeledahan terhadap sejumlah kamar napi.

Di antaranya atas nama Andi dan Fahmi Darmawansyah. Kemudian penggeledahan berlanjut ke kamar Fuad Amin dan Tb Chaeri Wardana 

Hanya saja, keduanya tak ada di kamarnya karena sakit dan tengah menjalani perawatan RS di luar Lapas. Petugas KPK kemudian melakukan penyegelan terhadap kamar tersebut.

Tak hanya itu, penggeledahan digelar pula di ruang kantor bagian perawatan dan ruang Kalapas. Petugas juga menyegel filing kabinet yag berada di ruang tersebut.

Tak lama kemudian, sekitar Pukul 01.30 WIB , Wahid Husen bersama ajudannya, Hendri berikut Fahmi Darmawansyah dan Andri dibawa berikut sejumlah berkas oleh petugas KPK meninggalkan Lapas Sukamiskin.


(Setiady Dwi/CN42/SM Network)