• KANAL BERITA

AITE Jadi Momen Perbaiki Citra Biro Travel

BUKA PAMERAN : Perwakilan dari Setda Pemprov Jawa Tengah Heru Setiaji (empat dari kanan), bersama Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya (tiga dari kanan), Sales Manager Garuda Indonesia Branch Officer Semarang Joko Azuardi (paling kiri), Ketua Kemenag Kanwil Semarang M Habib (tengah), jajaran pengurus Amphuri, dan tamu undangan berfoto bersama usai membuka acara AITE 2018 di Mal Paragon Semarang.(suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)
BUKA PAMERAN : Perwakilan dari Setda Pemprov Jawa Tengah Heru Setiaji (empat dari kanan), bersama Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya (tiga dari kanan), Sales Manager Garuda Indonesia Branch Officer Semarang Joko Azuardi (paling kiri), Ketua Kemenag Kanwil Semarang M Habib (tengah), jajaran pengurus Amphuri, dan tamu undangan berfoto bersama usai membuka acara AITE 2018 di Mal Paragon Semarang.(suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh terselenggaranya Amphuri Islamic Travel Expo (AITE) 2018 pada 20-22 Juli ini di Mal Paragon Semarang, sebagai momentum para pengusaha haji plus dan umrah di provinsi ini untuk memperbaiki citra biro travel di mata masyarakat. Hal ini tidak lain karena beberapa kasus penipuan berkedok biro perjalanan ibadah yang belakangan terjadi.

Harapan tersebut dikemukakan perwakilan dari Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jateng, Heru Setiaji dalam sambutannya sebelum membuka pameran yang digelar Asosiasi Muslim Pengusaha Haji dan Umrah RI (Amphuri) Jateng-DIY yang disponsori Bank Jateng Syariah tersebut pada Jumat (20/7).

Pria yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jateng itu menyebut, AITE 2018 bisa menjadi acuan masyarakat untuk mengetahui mana saja biro travel perjalanan haji dan umrah yang sudah memenuhi syarat ''5 Pasti'' yang disosialisasikan Kementrian Agama (Kemenag) RI.

Sebab sebanyak 38 perusahaan biro travel haji dan umrah dari total 47 stand yang ada sudah terverifikasi dari Kemenag Kanwil Jateng. Adapun ''5 Pasti'' yang dimaksud yakni pasti perizinan, pasti pemberangkatan, pasti paket layanan, pasti penginapan, dan pasti VISA-nya.

''AITE ini juga menjadi sinergi strategis antara perbankan yakni Bank Jateng Syariah, perusahaan transportasi dalam hal ini Garuda Indonesia, dan asosiasi biro perjalanan ibadah yakni Amphuri. Sehingga hasil kolaborasi ini bisa mengedukasi masyarakat sehingga mereka tidak ragu dalam memilih penyedia perjalanan ibadah,'' kata Heru.

Dukungan Pemprov Jateng ini disambut baik Bank Jateng Syariah yang menjadi sponsor acara AITE 2018 ini. Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya mengatakan di Indonesia bisnis perjalanan haji plus dan umrah sangat potensial. Sebab dari catatannya ada 80.000 jamaah yang melakukan ibadah umrah tiap tahunny adari seluruh Indonesia.

''Bisnis biro umrah sangat menggiurkan memang. Ini kerap dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu dengan adanya AITE ini memang sebagai cara agar masyarakat tidak ragu dalam memilih penyedia perjalanan ibadah dengan teredukasi sebelumnya,'' kata Hanawijaya.

Pihaknya juga menyediakan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berangkat. Yakni dengan adanya program cicilan umrah dan melakukan kerjasama dengan lembaga penjamin yakni Askrindo Syariah.  ''Kami memperkenalkan apa saja program kami selama pameran. Sehingga kepastian umrah bagi para jamaah lebih terjamin dan membuat biro umrah dan haji plus semakin amanah dalam menjalankan kepercayaan masyarakat,'' tandasnya.


(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)