• KANAL BERITA

Gelombang Pasang Terjang Pengunjung Pantai Suwuk

Gelombang pasang menerjang kawasan Pantai Suwuk, Kecamatan Puring, Kebumen, Kamis (19/7). (suaramerdeka.com/Supriyanto)
Gelombang pasang menerjang kawasan Pantai Suwuk, Kecamatan Puring, Kebumen, Kamis (19/7). (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Meski pun objek wisata Pantai Suwuk untuk sementara ditutup, karena selain pembersihan juga gelombang masih tinggi, masih saja ada yang masuk untuk berwisata. Akibatnya, serombongan pengunjung asal Baturaden, Banyumas diterjang gelombang yang cukup besar, Kamis (19/7).

Rombongan yang berumlah 13 orang itu terdiri atas enam orang laki-laki dan tujuh orang perempuan. Ada pun jumlah anak sebanyak empat orang, sisanya orang dewasa. Saat rombongan sedang berjalan di bibir pantai dan sebagian ada yang mendekati pantai, mereka diimbau untuk menjauh dari bibir pantai sampai batas aman. Namun imbauan itu justru diabaikan, hingga rombongan tersapu ombak dengan luncuran 10-15 meter.

Bakohumas BPBD Kebumen, Heri Purwoto menyampaikan, anak-anak terkena bambu dan kondisi luka ringan serta segera ditangani tim PMI Kebumen yang sedang melaksanakan kegiatan.  Anak-anak yang mengalami luka ringan bernama Sabrina (sembilan tahun) asal Desa/Kecamatan Baturaden, Silahamilatunuha (10 tahun) dan Bimbim Alsa (empat tahun) keduanya warga Desa Karangtengah.
    
Peringatan Dini

Terkait gelombang tinggi ini, BMKG Cilacap telah memberikan peringatan dini. Pada 19 Juli tinggi gelombong berpeluang 4-6 meter teradi di perairan selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo, Yogyakarta. Kemudian Samudra Hindia selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo, Yogyakarta.

Perlu diperhatikan, risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran adalah untuk perahu nelayan. Angin dengan kecepatan 15 knot dan ketinggian gelombang di atas 1,25 meter. Untuk kapal tongkang diwaspadai angin dengan kecepatan lebih dari 16 knot dan ketinggian gelombang lebih dari 1,5 meter. Kapal fery waspadai kecepatan angin lebih dari 21 knot serta ketinggian gelombang lebih dari 2,5 meter.

Sedangkan kapal ukuran besar seperto kapal kargo atau kapal pesiar waspadai angin lebih dari 27 knot serta ketinggian gelombang lebih dari 4,0 meter. Para nelayan diimbau memperhatikan kondisi tersebut sebelum melaut.


(Supriyanto/CN40/SM Network)