• KANAL BERITA

Delegasi LMK-KCI Kunjungi Korea Selatan

Foto suaramerdeka.com/dok
Foto suaramerdeka.com/dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Usai melakukan pembenahan interen di berbagai lini, LMK KCI (Karya Cipta Indonesia), lembaga yang mengurus hak ekonomi dari Hak mengumumkan (Performing Right) para pencipta lagu, melanjutkan program  kerjasama dengan LMK-LMK di berbagai negara.

Beberapa tahun belakangan ini  LMK KCI telah melakukan kerjasama dengan LMK dari berbagai Negara. Diantaranya Belanda, Rusia, Jerman (GEMA), Swis, Amerika Serikat (CESAC dan BMI) serta beberapa Negara Amerika Latin.

Baru-baru ini delegasi LMK KOSCAP dari Korea Selatan sengaja khusus datang ke Indonesia  untuk melakukan penandatanganan kerjasama (Reciprocal Agreementa) dengan LMK KCI di Jakarta.

Dengan penandatanganan kerjasama dengan LMK Koscap dari Korea Selatan,  menunjukkan bahwa KCI adalah LMK yang sangat kredibel, tidak hanya di dalam negri tetapi juga di mata Lembaga dari dunia Internasional.

Menindak lanjuti kerjasama yang sudah ditandatangani sebelumnya, kini giliran delegasi LMK KCI yang dipimpin langsung sekjen KCI Tedjo Baskoro, disertai General manager Tina Sopacua dan Aji (Kepala Bidang IT), melakukan kunjungan balasan ke KOSCAP Korea Selatan.

“Saya memimpin langsung delegasi LMK KCI, untuk menindak lanjuti kesepakatan yang telah ditandatangani sebelumnya, selain itu delegasi KCI juga melakukan studi komperatif sekaligus belajar tentang bagaimana mengelola Lembaga manajemen kolektif yang menyangkut Hak Mengumumkan (Mechanical Right) bagi pencipta lagu," kata Tedjo Baskoro, di Jakarta, Rabu (18/7).

Dia menambahkan, Hak Mengumumkan itu, baik yang menyangkut system, teknis operasional yang berkaitan dengan penarikan, penghimpunan  dan  pendistribusian royalti.

Lebih lanjut Tedjo Baskoro menjelaskan, delegasi LMK KCI selama di Korea juga melaksanakan kajian, paparan, diskusi serta kunjungan ke instansi terkait. 

Studi komparatif tidak hanya berkaitan dengan Hak Mengumumkan (Performing Right ) semata, namun juga meliputi ruang lingkup Hak Mekanikal (Mechanical Right ) sesuai  dengan  yang  diperjanjikan kedua  belah  pihak.

KCI, sepenceritaan Tedjo, diajak berkunjung  ke salah satu instansi yang khusus  menangani  proses  pendataan, penghitungan,  penghimpunan  dan  rekapitulasi   perolehan royalti dari satu kelompok pengguna (user ). Dalam  hal  ini pengguna di bidang  lembaga  penyiaran. syementara  instansi  yang  lainpun  menangani  kelompok pengguna yang lain.  

Kunjungan  lainnya  yang  juga signifikan adalah beraudiensi ke KCOPA ( Korea Copyright Protection Agency ). Lembaga publik untuk perlindungan Hak Cipta yang baru didirikan pada tahun 2016.

Yang  didirikan sebagai bentuk pemahaman bahwa Hak Cipta  adalah  fondasi  bagi  muatan budaya  sekaligus  dianggap sebagai instrumen baru mesin  penggerak untuk mengembangkan perekonomian. 


(Benny Benke/CN19/SM Network)