• KANAL BERITA

Warga Kerap Abaikan Penggunaan Helm 

BERIKAN PENGARAHAN: Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Edi Sutrisno memberikan pengarahan kepada peserta didik baru SMA 1 Cepiring. (Foto suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)
BERIKAN PENGARAHAN: Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Edi Sutrisno memberikan pengarahan kepada peserta didik baru SMA 1 Cepiring. (Foto suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)

CEPIRING, suaramerdeka.com - Helm merupakan perlengkapan keamanan dalam berkendara. Menggunakannya dengan benar sebuah kewajiban. Sebab dapat melindungi keselamatan pengendara ketika terjadi kecelakaan di jalan raya. 

‘’Penggunaan helm yang benar, kadang kerap disepelekan pengendara. Mereka hanya asal memakai dan tidak memperhatikan talinya dikaitkan dan kacanya ditutupkan. Jika terjadi kecelakaan dan jatuh, dampaknya bisa lebih fatal,’’ kata Aipda Agung Suguarta dari Ditlantas Polda Jateng pada acara Safety Riding Road Show Police Goes to School Satlantas Polres Kendal di SMA 1 Cepiring, Senin (16/7). 

Dia mengingatkan, resiko terkecil, fungsi tutup kaca helm selain melindungi wajah dari  kerikil dan batu yang terbang karena terlindas roda mobil juga dapat melindunginya dari debu dan air hujan yang terjadi saat berkendara. ‘’Banyak ditemukan pengendara meletakkan helm di lututnya. Itu salah, helm tempatnya di kepala, bukan di lutut,’’ terangnya dihadapan 284 siswa-siswi baru tersebut. 

Kasat Lantas Polres Kendal AKP Edi Sutrisno, mengatakan, waktu pengenalan lingkungan sekolah itu, bisa menjadi awal baik untuk memberikan penjelasan tentang aturan lalu lintas dan memberi tahu jika angka kecelakaan lebih besar pada usia muda. ‘’Kami turut memberikan penjabaran kepada peserta didik baru untuk memperhatikan tata tertib lalu lintas. Kasus kecelakaan kerap didominasi usia produktif,’’ tuturnya. 

Kepala SMA 1 Cepiring, Endang Widarti mengucapkan terima kasih kepada Satlantas Polres Kendal yang memberikan bekal kepada anak didiknya tentang cara berkendara yang baik dan tata tertib lalu lintas. Ia berharap kegiatan ini tidak diberikan sekali pada waktu tertentu saja, tetapi bisa secara berkesinambungan. 

‘’Sekolah kami beruntung bisa mendapat pengetahuan tata tertib berlalu lintas,’’ kata dia.


(Rosyid Ridho/CN19/SM Network)