• KANAL BERITA

Tim PKM Undip Kembangkan Gembus Yogurt

Libatkan Produsen Tahu Bandungan

SIAP DIPASARKAN: Warga Desa Kenteng, Bandungan yang tergabung dalam KUB GO-Gurt sedang mengemas gembus yogurt ke dalam botol plastik untuk dipasarkan, belum lama ini. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)
SIAP DIPASARKAN: Warga Desa Kenteng, Bandungan yang tergabung dalam KUB GO-Gurt sedang mengemas gembus yogurt ke dalam botol plastik untuk dipasarkan, belum lama ini. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Mahasiswa jurusan Ilmu Gizi dan Biologi Universitas Diponegoro(Undip) yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Pengabdian Masyarakat berhasil mengembangkan inovasi gembus yogurt (GO-Gurt). Program tersebut, melibatkan produsen tahu di Desa Bandungan, Kabupaten Semarang.

Ketua Tim PKM Pengabdian Masyarakat Undip, Novitasari Tribuana Tungga Dewimengatakan, pembuatan produk tersebut memang dipusatkan di Desa Kenteng yangdidominasi oleh pabrik tahu.

“Sejauh ini, limbah ampas tahu yang dihasilkan hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Produk yogurt ini merupakan produk terobosan diversifikasi pangan lokal baru yang digunakan sebagai solusi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan warga,” katanya, Minggu (15/7).

Tim yang beranggotakan, empat mahasiswa Undip diantaranya Vanessa Juliette Alexia, Raditya Setiawan, Komang Gde Ardi Pradnya, Hasna Maheswari serta didampingi oleh Dr Diana Nur Afifah STP MSi itu, sengaja memanfaatkan ampas tahu untuk diambil sarinya sebagai bahan dasar utama yogurt.

Seluruh kegiatan dan pelatihan mandiri, dilakukan di Balai Desa Kenteng pada 4 Juli 2018 kemarin. Masyarakat setempat yang sebelumnya hanya bekerja serabutan serta minim pengetahuan dalam mengolah ampas tahu, sekarang menjadi terampil membuat produk GO-Gurt. Bersamaan dengan pelatihan kemarin, telah terbentuk satu Kelompok Usaha Bersama (KUB) GO-Gurt yang diketuai oleh Debby dan wakilnya Elizabeth.

“Pendampingan tetap kami berikan hingga warga bisa mewujudkan GO-Gurt kemasan dan memasarkan produk yang dihasilkan. Rasa yang ditawarkan dari yogurt berbahan dasar ampas tahu tadi, diantaranya rasa cokelat, stroberi, dan mangga,” terang Dewi.


(Ranin Agung/CN39/SM Network)