• KANAL BERITA

Agenda Kesenian Makin Padat di Gombong

Komunitas seni saat menghadiri silaturahmi di Rumah Martha Tilaar (RMT) Gombong. (suaramerdeka.com/Supriyanto)
Komunitas seni saat menghadiri silaturahmi di Rumah Martha Tilaar (RMT) Gombong. (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Agenda kegiatan seni bakal makin padat di Gombong. Beberapa komunitas seni budaya di Gombong merencanakan mengadakan beragam kegiatan seni, baik yang baru mau pun melanjutkan yang sudah ada.

Mereka juga akan melakukan kegiatan kolaboratif untuk mendapatkan produk seni yang semakin berkualitas. Demikian mengemuka pada silaturahmi komunitas yang diadakan di Rumah Martha Tilaar (RMT), baru-baru ini.

Marcomm RMT, Alona Ong mengatakan, pertemuan tersebut dihadiri oleh komunitas yang selama ini telah berkegiatan bersama RMT dari bidang sastra, seni rupa, fotografi, macapat, karawitan dan ebleg. Hadir pula beberapa anak muda yang aktif di bidang desain grafis dan fotografi.

Pertemuan berjalan semakin menarik dengan tampilnya penyair ngapak, Kus Diesel yang membawakan beberapa nomor musikalisasi puisi.

Trimo Raharjo dari Komunitas Kalangan Macapatan menyampaikan, bahwa kelompok ini sudah rutin mengadakan pertemuan apresiasi macapat setiap Sabtu Wage. Selain itu mereka juga sedang mempersiapkan pementasan macapat yang bersifat naratif. "Saat ini kami  menyiapkan sebuah lakon berjudul Roro Jonggrang Kapracondang. Akhir Juli akan kami pentaskan di Cilacap dan kemudian di Gombong," ujar Trimo.

Sementara Ajun dari komunitas senirupa telah merancang kegiatan menggambar bersama yang akan melibatkan pelukis profesional, amatir, dan pelajar. Setelah sukses mengadakan acara serupa tahun lalu, kegiatan melukis bersama akan diadakan kembali akhir tahun ini.

Dari bidang sastra, Komunitas Pusaka Gombong (Kopong) dan RMT menggodog sebuah panggung seni reguler yg terbuka bagi para seniman, khususnya dari wilayah Kebumen.

Koordinator Kopong, Sabur Herdian Raamin mengungkapkan, panggung seni ini diharapkan dapat menjadi ajang bagi para pelaku seni peetunjukkan untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk dan pelaku seni budaya.

Salah satu gagasan menarik datang dari komunitas desain grafis. Saat ini mereka melirik salah satu kawasan kota Gombong untuk dipercantik dengan mural atau seni lukis dinding yang mengangkat tema lokal.

Arfan, salah satu desainer grafis mengungkapkan, mural akan dibuat di dinding yang cenderung terabaikan keberadaannya. "Di banyak tempat sudah terbukti bahwa produk mural yang berkualitas selain akan memperindah lingkungan juga akan menciptakan kebanggaan warga bahkan bisa menjadi obyek wisata," katanya.

Kepala RMT, Sigit Asmodiwongso mengungkapkan, bahwa silaturahmi komunitas ini merupakan wujud fungsi RMT sebagai creatif hub atau saluran penghubung berbagai energi kreatif positif yg berkembang di masyarakat.

"Potensi kreatif yg ada dalam masyarakat Gombong kami lihat sangat besar. Kami terbanggil untuk ikut bersumbang peran dalam menciptakan ruang ekspresi dan apresiasi. Kami percaya salah satu cara mencapai peningkatan kualitas kehidupan yang lebih baik adalah dengan menumbuhkembangkan seni budaya berbasis masyarakat lokal," ujar Sigit.


(Supriyanto/CN40/SM Network)