• KANAL BERITA

Loan To Value Tak Pengaruhi Penjualan Properti di Jateng

Foto Istimewa
Foto Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Kebijakan pelunakan atau relaksasi loan to Value (LTV) dari Bank Indonesia, tak banyak memberi dampak bagi petumbuhan penjualan properti di provinsi Jawa Tengah. 

Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah MR Prijanto mengatakan kebijakan LTV tidak serta merta memstimulasi pasar properti di Jateng. 

Kebijakan itu, menurutnya lebih banyak dirasakan dampaknya bagi para pelaku properti di Jakarta. Para investor akan terstimulasi tidak ragu membeli beberapa unit rumah ketika diberlakukan relaksasi LTV.

“LTV ini agak berbeda dengan Jakarta. Untuk Jakarta itu LTV sangat potensial dalam rangka marketing, karena di sana banyak perorangan atau pengusaha yang berbisns jual beli properti. Sehingga, dia menggunakan LTV kalau pas tinggi harga properti tentu akan berat bagi konsumen. Begitu LTV ada perubahan dan cukup rendah, bisa beli properti beberapa unit,” kata Prijanto dilansir dari Radio Idola. 

Diungkapkan Prijanto, masyarakat Jateng lebih suka membeli satu unit rumah dengan uang muka atau tanpa uang muka. Misalnya, karena keterbatasan keuangan maka pembelian rumah dengan uang muka rendah.

Sebaliknya, meskipun memiliki dana yang lebih juga tidak mau membeli dengan sistem kredit jangka panjang. Karakter pembeli di Jateng, biasanya akan mengangsur sampai empat kali saja. 


(ER Maya/CN19/SM Network)