• KANAL BERITA

Pelebaran Jalan Pahlawan Magelang Telan Rp 4,3 M

Foto: Beberapa pohon sudah ditebang dalam proyek pelebaran Jalan Pahlawan Magelang dari semula 8 meter menjadi 10 meter untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jam-jam sekolah. (suaramerdeka.com/Asef Amani)
Foto: Beberapa pohon sudah ditebang dalam proyek pelebaran Jalan Pahlawan Magelang dari semula 8 meter menjadi 10 meter untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jam-jam sekolah. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Pemkot Magelang melebarkan Jalan Pahlawan dari 8 meter menjadi 10 meter guna mengurangi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di jam-jam pulang sekolah. Pelebaran dilakukan mulai dari Taman Pentiperi hingga pertigaan Jalan Piere Tendean sepanjang 600 meter.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Magelang, Santoso Endra Gunawan mengatakan, ruas jalan ini memang sering terjadi kepadatan lalu lintas. Terutama di saat jam berangkat dan pulang sekolah.

“Untuk pelebaran itu, kita bongkar dan pindahkan pohon-pohon yang ada di tepi jalan. Kemudian jalur lambat untuk pejalan kaki dan kendaraan non-bermotor akan dipersempit dari 3 meter menjadi 2,5 meter,” ujarnya di kantornya, Jumat (13/7).

Dia menuturkan, proyek ini dikerjakan oleh PT Armada Hada Graha mulai 29 Juni hingga 150 hari ke depan. Anggaran pelebaran ini senilai Rp 4,3 miliar yang bersumber dari APBD Kota Magelang tahun 2018.

“Tidak hanya pelebaran jalan, tapi juga pembenahan trotar di kanan dan kiri serta selokan yang ada di bawah jalur lambat sepanjang 2x600 meter. Trotoar nanti akan dikeramik dengan ukuran yang dipersempit dari semula 1,5 meter menjadi 1,2 meter,” katanya.

Kasi Pengendalian dan Operasional Bidang Bina Marga DPU-PR, Heri Wasono menambahkan, untuk mengantisipasi kemacetan akan dilakukan pengerjaan secara bertahap mulai dari pengerjaan trotoar, selokan kemudian jalan.

“Untuk teknis pengerjaan jalan sendiri nanti akan dilakukan per setengah jalan, sehingga tidak perlu dilakukan penutupan jalan dan kendaraan pun masih bisa melalui jalan tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito menegaskan, perluasan jalan tersebut merupakan upaya dari pemerintah untuk mengurangi kemacetan di setiap kali jam pulang sekolah.

“Memang setiap pulang sekolah sering macet. Maka, kita urai dengan melebarkan jalannya. Masyarakat jangan zuudhon dulu nanti akan jadi lebih bagus,” ungkapnya.


(Asef Amani/CN42/SM Network)