• KANAL BERITA

Wapres Sebut Memelihara Perdamaian Lebih Berat

Sarasehan Merawat Perdamaian Nasional

Foto: sindonews
Foto: sindonews

JAKARTA, suaramerdeka.com - Setidaknya ada sekitar 740 suku bangsa atau etnis di Indonesia, apalagi ditambah dengan kemajemukan bahasa daerah terbanyak, sekitar 583 bahasa daerah dengan dialek yang berbeda satu dengan yang lainnya. Keragaman tersebut di satu sisi menjadi poin plus bagi bangsa Indonesia untuk maju, namun sebaliknya bisa menjadi kelemahan yang dapat meruntuhkan sendi-sendi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

Untuk itulah, ketahanan nasional sebagai dasar perlu dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat untuk menjamin terjadinya pola pikir, pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter-regional, inter-sektoral dan multi-disiplin.

"Apabila berbicara tentang konflik Maluku, banyak orang menyangka adalah konflik agama,  tetapi bukan karena agama, karena kehidupan beragama di Maluku sangat baik. Setelah diusut kembali adalah masalah ekonomi dan politik," papar Wakil Presiden Republik Indonesia H. Mohammad Jusuf Kalla, yang memberikan keynote speech pada sesi 'Belajar dari Sejarah dan Kearifan Lokal Masyarakat Maluku sebagai Wujud Implementasi Bela Negara.'

Wapres juga menegaskan, bahwa mencapai perdamaian adalah berat tetapi yang lebih berat adalah memelihara perdamaian. Dalam rangka menjaga keadilan berbangsa, ke depan, diharapkan pemerintah daerah Maluku dapat memajukan ekonomi bersama dengan menggarap kekayaan alam yang ada di Maluku.

 


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)