• KANAL BERITA

SKTM untuk PPDB Harus Diverifikasi Cermat

foto ilustrasi - istimewa
foto ilustrasi - istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amalia, meminta verifikasi SKTM yang bermasalah dalam proses PPDB tak menimbulkan persoalan baru karena ingin cepat-cepat diselesaikan. Hal itu merujuk pada kasus SKTM bermasalah yang cukup banyak di Jateng dan kasus lainnya di sejumlah daerah dalam proses penerimaan siswa baru.

"Kecepatan itu diharapakan dicover dengan mengeluarkan SKTM yang benar. Pemda harus benar-benar berhati-hati karena ini menyangkut hak," katanya, di Bandung, Kamis (12/7).

Pihaknya memahami bahwa kasus tersebut tak bisa disalahkan sepenuhnya ke sekolah karena secara aturan mereka tak bisa menolak keberadaan SKTM yang disertakan.

Berkaca pada kejadian tersebut, pihaknya meminta semua pihak benar-benar mengambil pelajaran tersebut sehingga SKTM yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan. Caranya dengan mengedepankan verifikasi.

Tak hanya itu, dia pun meminta supaya orang tua siswa tak memberikan contoh buruk dalam ikhtiar menyekolahkan anaknya. "Mereka harus memberi contoh dan menempuh proses yang benar, bukan melakukan segala cara," tandasnya.

Terkait sistem zonasi, dia menilai sebenarnya tak ada masalah. Terlebih langkah tersebut dalam upaya memberi rasa aman kepada anak didik. Hanya saja, proses itu tampaknya belum berjalan lancar.

"Jelas itu perlu dievaluasi, karena kalau bicara PPDB, kesannya riweuh (repot) karena di masyarakat malah membuat keresahan. Ini harus diperbaiki pusat dan daerah, dan mereka harus kompak biar cepat selesai," tandasnya.


(Setiady Dwi/CN40/SM Network)