• KANAL BERITA

PMI Diminta Melakukan Mitigasi Bencana

UCAPAN SELAMAT: Bupati Semarang, Mundjirin didampingi Ketua PMI Kabupaten Semarang Bintang Narsasi Mundjirin memberikan ucapan selamat kepada para Ketua dan Pengurus PMI Kecamatan usai dilantik di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Rabu (11/7). (suaramerdeka.com/Ranin Agung)
UCAPAN SELAMAT: Bupati Semarang, Mundjirin didampingi Ketua PMI Kabupaten Semarang Bintang Narsasi Mundjirin memberikan ucapan selamat kepada para Ketua dan Pengurus PMI Kecamatan usai dilantik di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Rabu (11/7). (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Semarang diminta ikut andil melakukan mitigasi bencana. Permintaan itu disampaikan Bupati Semarang, Mundjirin di sela Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Semarang di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Rabu (11/7).

Serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana tadi perlu diwujudkan karena sebagian besar wilayah Kabupaten Semarang termasuk rawan bencana.

Ketika bencana bisa dicegah melalui sejumlah upaya, pihaknya optimistis nantinya bisa menekan jumlah korban dan kerugian materiil.

“Setidaknya ada 7 dari 19 kecamatan yang rawan bencana baik ketika musim penghujan maupun kemarau. PMI tidak sekadar berperan membantu warga korban bencana pascaterjadi musibah, tetapi juga perlu andil mengupayakan kesadaran warga agar lebih mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana,” kata Bupati.

Tujuh kecamatan rawan bencana yang dimaksud, meliputi Kecamatan Banyubiru, Sumowono, dan Kecamatan Bandungan yang rawan bencana tanah longsor saat musim penghujan. Sementara Kecamatan, Pringapus, dan Kecamatan Bancak rawan kekeringan dan kebakaran ketika musim kemarau.

“PMI bisa memberikan pelatihan melibatkan generasi muda agar mereka dapat menjadi potensi sukarelawan. Lakukan koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait, mengingat sukarelawwan seperti itu masih jarang atau belum punya kompetensi tinggi,” jelasnya.

Pelantikan Pengurus PMI Kecamatan kemarin, dilakukan oleh Ketua PMI Kabupaten Semarang Bintang Narsasi Mundjirin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pengurus PMI Kecamatan adalah ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

“Pelantikan ini bertujuan memperkuat kapasitas organisasi sampai ke tingkat kecamatan sesuai amanat Undang-undang Kepalangmerahan,” tegas Bintang Narsasi.

Sejalan dengan itu, pihaknya berencana akan terus melakukan peningkatan kompetensi dan kemampuan para personel PMI. Termasuk diantaranya mutu para sukarelawan agar lebih profesional dan mandiri. Sehingga pelayanan kepalangmerahan kepada masyarakat dapat lebih baik dan tepat sasaran.

Kepengurusan PMI Kecamatan masa bakti 2018-2023 yang dilantik, sebagian diketuai oleh Sekretaris Kecamatan dan Kepala Puskesmas setempat. Para ketua itu, selanjutnya bakal dibantu oleh pengurus lain sesuai dengan kebutuhan organisasi.


(Ranin Agung/CN39/SM Network)