• KANAL BERITA

Lokasi Bekas Penjualan Tiket Dibangun Poliklinik

DIBONGKAR: Lokasi agen penjualan tiket bus Akap di Sub Terminal Gemolong dibongkar untuk Poliklinik RSUD dr Soeratno.(suaramerdeka.com/Anindito AN)
DIBONGKAR: Lokasi agen penjualan tiket bus Akap di Sub Terminal Gemolong dibongkar untuk Poliklinik RSUD dr Soeratno.(suaramerdeka.com/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka.com -  Lokasi bekas agen penjualan tiket bus AKAP di Sub Terminal Gemolong, akan dibangun poliklinik oleh manajemen RSUD dr Soeratno. Selain poliklinik, untuk pintu gerbang utama RSUD dr Soeratno yang  selama ini akses utama menuju rumah sakit melewati jalam kampung.

‘’Rencannya pendirian poliklinik sudah dilelangkan dan akan digarap kontraktor,’’ tutur Sekda Tatag Parbawanto, kemarin. Proyek poliklinik menelan dana Rp 7,7 miliar dikerjakan PT Bumi Mas Perdana Yogyakarta.

Rencana pendirian poliklinik itu digarap 5 Juli 2018 lalu, namun pengelola 22 agen penjualan tiket tidak segera pindah ke lokasi baru di selter Dukuh Godegan, Desa Kragilan, Gemolong, sehingga pengerjaan tertunda.

Kepala Dishub Sragen Muhari mengatakan dari 22 agen penjualan tiket, masih ada dua agen belum pindah, lantaran kedua agen itu berada di luar Terminal Gemolong.

Untuk selter baru, Pemkab sudah menyediakan fasilitas parkir bus Antar Kota Antar Provinsi (Akap) dan Antar Kota Dalam Provinsi (Akdp) serta bantuan pembuatan 22 kios untuk agen penjualan tiket bus. Pemkab membantu masing-masing kios Rp 1,5 juta untuk 22 kios agen penjualan tiket bus.

Ketua Pabima Sutaryomo sudah memasang kajang untuk tempat tunggu sementara bagi penumpang bus. Pemasangan kajang dilakukan, karena fasilitas ruang tunggu penumpang yang layak belum ada. Pihak RSUD dr Soeratno Gemolong sudah menyepakati membangun ruang tunggu bagi penumpang bus AKAP dan AKDP di shelter Dukuh Godegan, Desa Kragilan, Gemolong itu.rsud


(Anindito AN/CN39/SM Network)