• KANAL BERITA

Pengembang Perumahan Sambut Positif Kebijakan Loan To Value

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Sejumlah kalangan perumahan di Jawa Tengah menyambut positif kebijakan Bank Indonesia terkait rasio kredit terhadap nilai atau loan to value (LTV) yang dilonggarkan.

Ketua Property Expo Semarang Dibya K Hidayat mengatakan kebijakan baru itu akan berlaku efektif pada 1 Agustus 2018 nanti.

Dengan kebijakan tersebut, diungkapkan Dibya, akan mendorong perkembangan penjualan properti di Jawa Tengah. Bahkan, untuk rumah dengan segmen tertentu akan berlaku uang muka nol persen.

Tak dipungkiri, penjualan properti di Jateng makin lesu, hal tersebut karena para pengembang properti di provinsi ini sudah jenuh dengan terus merosotnya daya beli masyarakat. Dengan adanya kebijakan tersebut diharapkan daya beli masyarakat akan pulih dan tumbuh kembali.

“Memang banyak pengembang yang pesimistis dengan kondisi penjualan properti. Kalau kami bicara dengan pihak-pihak perbankan dan lain-lain, memang sektor usaha ini mengalami stagnasi. Jadi, belum tentu menurun tapi juga tidak naik. Mungkin harus ada perbaikan dengan relaksasi LTV,” kata Dibya dilansir dari Radio Idola.

Lanjutnya, selama ini para pengembang perumahan hanya menduga faktor politik yang mengakibatkan daya beli masyarakat. Padahal, kebutuhan membeli rumah tidak mempunyai dampak atau berhubungan dengan politik yang sedang berkembang.

“Harga properti itu kan terus berubah dan sifatnya naik. Kalau sudah naik tidak mungkin turun, dan tidak mungkin terus-terusan menunda beli rumah,” tandasnya.


(ER Maya/CN19/SM Network)