• KANAL BERITA

LTN Akan Sasar Generasi Millenial

Sejumlah calon pengurus LTN Kabupaten Pekalongan melakukan pengenalan kepada PCNU Kabupaten Pekalongan, di ruang rapat Gedung NU Kabupaten Pekalongan. (suaramerdeka.com/Agus Setiawan)
Sejumlah calon pengurus LTN Kabupaten Pekalongan melakukan pengenalan kepada PCNU Kabupaten Pekalongan, di ruang rapat Gedung NU Kabupaten Pekalongan. (suaramerdeka.com/Agus Setiawan)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Lembaga Ta'lif Wan Nasyir (LTN) Kabupaten Pekalongan akan menyasar generasi millenial (generasi yang lahir diantara tahun 1980 an sampai 2000-an) dalam hal penyebaran konten informasi positif di dunia maya. Hal itu terungkap dalam taaruf antara pengurus LTN dan PCNU Kabupaten Pekalongan, di Gedung NU Pekalongan, Minggu (8/7).

Ketua LTN Kabupaten Pekalongan, Muhammad Burhan mengatakan, Lembaga Ta'lif Wan Nasyir adalah sebuah lembaga penyebaran dan penerbitan ibaratnya adalah lembaga ini merupakan corongnya NU Kabupaten Pekalongan. Oleh karenanya, LTN memiliki kerja yang cukup berat yaitu di tengah membanjirnya informasi baik positif mau pun negatif di dunia maya.

"Sekitar empat jam para calon pengurus Lembaga Ta'lif Wan Nasyr PCNU Kabupaten Pekalongan dari berbagai latar belakang pegiat mulai dari pegiat medsos, jurnalis, youtuber, penulis, penyiar radio, dan aktivis sosial berdiskusi menyamakan persepsi mengenei program kerja yang bakal dikerjakan selama satu periode kepengurusan," katanya.

"Kami mengeksplorasi gagasan tentang masalah sosial kekinian, mulai dari persoalan masyarakat di akar rumput yang sedang gelagapan diterjang banjir kebencian, hoax, ideologi transnasional yang menggerus tradisi dan rajut kebangsaan. Keterasingan identitas sebagai bangsa mengancam generasi millenial. Untuk itu sasaran kami adalah generasi millenial dalam penyebaran konten informasi positif dan penguatan ideologi aswaja di era teknologi informasi," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua PC NU Kabupaten Pekalongan, KH Imronudin mengatakan, terdapat sebuah teori sosial kontemporer yang menyebutkan pembagian fase sebuah masa pengembangan masyarakat, pertama adalah fase cocok tanam, kedua fase industri dan ketiga adalah fas teknologi dan informasi. Bahkan, sempat muncul sebuah uangkapan 'siapa yang menguasai informasi, maka akan menguasai dunia'.

Untuk itu, Lembaga Ta'lif Wa nasyir ini meski belum dikukuhkan, pihaknya mengharapkan langsung bekerja dan mengeluarkan produk. Sebab, posisi lembaga ta'lif wa nasyr (LTN) penting, karena sebagai corongnya PCNU Kabupaten Pekalongan. Apalagi, lanjut dia, para pengurusnya diisi oleh kalangan muda, sehingga diharapkan bisa menambah energi gerak dari PCNU Kabupaten Pekalongan untuk bergerak mengabdi kepada masyarakat.


(Agus Setiawan/CN40/SM Network)