• KANAL BERITA

Jembatan Wanasari Putus Diterjang Banjir

JEMBATAN AMBRUK : Jembatan Kali Kumisik di Desa Wanasari, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal ambruk diterjang banjir. (Foto suaramerdeka.com/M Firdaus Ghozali)
JEMBATAN AMBRUK : Jembatan Kali Kumisik di Desa Wanasari, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal ambruk diterjang banjir. (Foto suaramerdeka.com/M Firdaus Ghozali)

MARGASARI, suaramerdeka.com - Jembatan penghubung antara Desa Wanasari dan pusat kota Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal ambruk dan putus diterjang banjir bandang. Akibatnya, warga harus memutar arah dengan jarak beberapa kali lipat lebih jauh.

Sebelum putus, pilar penyangga jembatan tersebut ambles sehingga badan jembatan melengkung. Itu terjadi saat hujan deras mengguyur dan menyebabkan arus sungai nyaris meluap beberapa pekan lalu. Lama kelamaan, jembatan sepanjang lebih dari 25 meter tersebut akhirnya putus dan tak bisa dilintasi.

Kepala Desa Wanasari, Sriyadi, menjelaskan, jembatan itu bukan jembatan permanen dan hanya untuk kendaraan roda dua dan roda tiga. Meski demikian, jembatan di atas Kali Kumisik tersebut merupakan akses utama warga desa menuju Desa Margasari dan pusat kota kecamatan.

‘’Jembatan tidak bisa dilintasi karena badan jembatan putus. Warga harus memutar melalui Desa Dukuhtengah dengan jarak lebih dari 8 kilometer,’’ ujar dia, kemarin.

Sriyadi sudah membuat laporan kejadian tersebut ke DPU, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan kepada Plt Bupati. ‘’Dari UPTD DPU Kecamatan Margasari sudah ke lokasi untuk memeriksa kondisi jembatan. Namun belum ada upaya penanganan,’’ terangnya.

Sebagai upaya sementara, lanjut kades, warga membuat jembatan darurat di atas jembatan lama dengan menggunakan kayu dan bambu agar bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun pejalan kaki. ‘’Sungai di bawah jembatan juga bisa dilintasi pejalan kaki karena arusnya kecil saat kemarau seperti sekarang ini,’’ lanjutnya.

Sekcam Margasari, Teguh Mulyadi menjelaskan jembatan tersebut vital bagi masyarakat setempat. Selain berharap penanganan segera, Teguh menyoroti maraknya aktivitas penambangan pasir di sepanjang aliran sungai yang menggerus fondasi jembatan.


(M Firdaus Ghozali/CN19/SM Network)