• KANAL BERITA

Tim Kemenpan RB Periksa 14 Komponen

Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2018

Kepala Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Muhammad Yusuf Kurniawan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Kepala UPPD Kabupaten Semarang, Noor Hadi saat penilaian Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2018, Rabu (4/7). (SM/dok)
Kepala Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Muhammad Yusuf Kurniawan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Kepala UPPD Kabupaten Semarang, Noor Hadi saat penilaian Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2018, Rabu (4/7). (SM/dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Tim penilai utusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rabu (4/7) siang, datang ke Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Semarang untuk melihat sekaligus memberikan penilaian atas 14 komponen Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2018. Dalam kunjungan kemarin, tim didampingi langsung oleh perwakilan Biro Organisasi Kepegawaian. Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Provinsi Jawa TengahIhwan Sudrajat dan Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Sandhi Wiedyanoe.

“Ada 14 komponen yang dinilai, mulai dari waktu, standar hingga prosedur pelayanan. Kemudian sarana prasarana bagi wajib pajak difabel,” kata Kepala UPPD Kabupaten Semarang, Noor Hadi.

Tim penilai yang datang, menurutnya, dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Muhammad Yusuf Kurniawan. Sebagaimana diketahui, Samsat Kabupaten Semarang ditunjuk mewakili Provinsi Jawa Tengah maju mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2018 yang digelar Kemenpan RB. Lomba tingkat nasional tadi, selain Samsat Kabupaten Semarang juga diikuti oleh lembaga pelayanan publik di rumah sakit dalam hal ini diwakili Rumah Sakit Tugu Kota Semarang dan pelayanan perizinan satu atap.

“Karena ini diikuti seluruh provinsi se-Indonesia, penilaian dijadwalkan selesai September 2018. Kemudian akan diumumkan pada Oktober 2018, kami optimistis bisa mewujudkan kemampuan, aksesibilitas, profesionalisme yang terbaik,” tandasnya. 


(Ranin Agung/CN34/SM Network)