• KANAL BERITA

Logo City Branding Wonosobo Siap Diluncurkan

Sejumlah peserta Focus Group Discussion (FGD) III melihat logo city branding Wonosobo di Rumah Makan Sari Rasa Wonosobo. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)
Sejumlah peserta Focus Group Discussion (FGD) III melihat logo city branding Wonosobo di Rumah Makan Sari Rasa Wonosobo. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

WONOSOBO, suaramerdeka.com - Pemerintah Kabupaten Wonosobo bakal meluncurkan logo city branding miliknya saat moment Hari Jadi Wonosobo 193 Tahun. Saat ini logo city branding Wonosobo tersebut dalam tahap penyempurnaan. "Kami sengaja melakukan Focus Group Discussion (FGD) III ini untuk meminta masukan penyempurnaan logo. Insya Allah sebentar lagi akan kami luncurkan," ujar Kepala Bappeda Wonosobo, Amin Suradi.

Menurut dia, proses perumusan city branding Wonosobo yang sudah dilakukan sejak 2017 lalu, saat ini tinggal berapa persen lagi akan diluncurkan. Tahapan branding dimulai dengan sosialisasi nilai penting city branding, FGD Tahap I bersama stakeholders terdiri dari organisasi perangkat daerah (OPD) lintas sektor, industri pariwisata, budayawan, media dan genpi.

Setelah itu baru, kata dia, dilakukan survei kepada wisatawan dan stakeholders, kemudian dilakukan kembali FGD Tahap II bersama stakeholders, kemudian sosialisasi dan penjaringan aspirasi masyarakat melalui media sosial (instagram) milik Bappeda Wonosobo dan rapat dengan pimpinan OPD untuk mengambil keputusan eksekutif. "Logo city branding dan tagline yang dipilih, Wonosobo; The Paradise of Java," ujar dia.

Konsultan Pendamping Tim Perumusan City Branding Wonosobo, Ike Janita Dewi menyebutkan, branding Wonosobo dikembangkan selaras dengan family brand 'Wonderful Indonesia'. Tipografi dan warna tulisan Wonosobo mengikuti tipografi 'Wonderful Indonesia' dan tulisan Wonosobo ditulis menggunakan huruf kecil yang melambangkan semangat kesetaraan.

Pada bagian lambang, kata dia, logo Wonosobo berbentuk lingkaran yang mencerminkan dunia atau universe. Ini mencerminkan masyarakat Wonosobo yang memiliki perspektif global dan cita-cita mendunia. Sementara lingkaran tak terputus menggambarkan upaya, kerja, dan inovasi tiada batas. Bentuk lingkaran juga selaras dengan Wonosobo yang memiliki banyak huruf 'O', untuk memudahkan masyarakat mengingat logo dan brand.

Di dalam logo terkandung tiga unsur utama yang memiliki karakteristik dan keunggulan Wonosobo, seperti matahari terbit, Gunung Sindoro-Sumbing dan air yang mengalir. Ketiga identitas tersebut menggambarkan keindahan alam dan kesuburan tanah Wonosobo. "Ini ditegaskan dengan slogan 'The Paradise of Java' yang merupakan gambaran dari keindahan Wonosobo," terang dia.

Paradise adalah tempat yang sangat indah, yang meliputi keindahan alam, kekayaan budaya dan harmoni masyarakat Wonosobo. Sementara Java adalah nama dan tempat yang sudah dikenal secara internasional. Selain letak geografi Wonosobo yang di Pulau Jawa. Penggunaan nama Java adalah strategi untuk mengenalkan Wonosobo dengan lebih mudah ke pasar internasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo, One Andang Wardoyo, mengaku sangat menyambut positif akan diluncurkannya logo city branding Wonosobo. "Logo branding ini sudah bisa mewakili identitas Wonosobo. Dengan logo branding ini semoga makin membantu mempromosikan Wonosobo, guna meningkatkan gairah masyarakat berkunjung ke Wonosobo," harapnya.


(M Abdul Rohman/CN41/SM Network)