• KANAL BERITA

Pemkab Boyolali Akan Bangun Kembali Pasar Banyudono

Pekerja membongkar kios di kawasan Pasar Banyudono. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)
Pekerja membongkar kios di kawasan Pasar Banyudono. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Pemkab Boyolali akan membangun kembali Pasar Banyudono di Desa/ Kecamatan Banyudono dengan dana Rp 3 miliar dari dana alokasi khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat. Sementara proses pembangunan berlangsung para pedagang akan ditempatkan di lokasi darurat.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Boyolali, Karsino, saat ini pihaknya masih menunggu pemindahan para pedagang ke pasar darurat yang dibangun sementara di Lapangan Desa Banyudono, sekitar 50 meter dari lokasi pasar.

‘’Begitu pedagang pindah, pasar langsung dibongkar untuk dibangun yang lebih bagus,’’ jelasnya.

Rehab pasar tradisional sudah menjadi komitmen Pemkab Boyolali dan Pemerintah Pusat agar pasar tradisional semakin representatif. ‘’Pasar tradisional adalah pusat kegiatan ekonomi masyarakat, jadi kondisi pasar harus dibuat representatif,’’ katanya.

Pembangunan pasar mencakup pembangunan 27 kios dan los atau meningkat dari jumlah kios saat ini 19 buah. Pasar juga akan dilengkapi tempat parkir. ’’Pasar ini letaknya tepat di jalur cepat Solo- Semarang,’’ ujarnya.

Bangunan pasar dibangun agak mundur agar longgar untuk parkir kendaraan. Lantai pasar juga akan ditinggikan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir saat puncak musim hujan. ‘’Beberapa waktu lalu, pasar kebanjiran, jadi lantainya dibuat lebih tinggi. Yang jelas, seluruh pedagang lama dijamin mendapat tempat,’’ tambahnya.

Salah satu pedagang, Eko (58) mengaku tidak keberatan dengan pembangunan pasar tersebut. ‘’Mudah- mudahan nanti pasar semakin ramai. Para pedagang direncanakan boyongan ke pasar darurat tanggal 15 Juli mendatang,’’ kata Eko.


(Joko Murdowo/CN41/SM Network)