• KANAL BERITA

Ditutup, Penambangan Berkedok Kandang Ayam

Petugas Satpol PP Boyolali memasang garis pita kuning di jalan masuk menuju penambangan galian C di Desa Bakulan, Kecamatan Cepogo, kemarin. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)
Petugas Satpol PP Boyolali memasang garis pita kuning di jalan masuk menuju penambangan galian C di Desa Bakulan, Kecamatan Cepogo, kemarin. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Satpol PP menutup penambangan galian C di Dukuh/Desa Bakulan, Kecamatan Cepogo, Rabu (4/7). Kegiatan penambangan berkedok membangun kadang ayam itu ditutup menyusul pencabutan izin oleh Pemprov Jateng tertanggal 25 Juni lalu.

Petugas langsung menghentikan satu unit alat berat yang tengah melakukan pengerukan di lokasi. Operator langsung diminta memindahkan begu ke atas tebing. Petugas Satpol PP juga memasang garis pita kuning dan mencopot papan izin penambangan.

Sugiyanto (39), pengawas galian menyatakan, langsung melaporkan penutupan ini kepada pimpinannya dan berjanji akan memberi klarifikasi kepada Satpol PP. ‘’Kami diminta berhenti ya, langsung saya hentikan,’’ katanya.

Menurut Kasi Penindakan Satpol PP Boyolali, Tri Joko Mulyono, Pemprov Jateng sudah melakukan kajian ulang terhadap aktivitas penambangan tersebut. Hasilnya, Pemprov Jateng mencabut kembali izin yang pernah dikeluarkan karena tidak sesuai dengan peruntukannya. ‘’Izin untuk pembuatan kandang ayam, tapi ternyata untuk penambangan galian C,’’ katanya.

Dalam Surat Keputusan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu satu Pintu (DPMPTS) Pemprov Jateng No 543.35/6855/2018 menyatakan PT Era Bangun Rejeki tak diizinkan melakukan kegiatan penambangan lagi di lokasi tersebut.

‘’Apabila masih nekat, kami tak segan membawa kasus tersebut ke ranah hukum. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polres Boyolali tentang pencabutan izin tersebut,’’ jelasnya.

Daerah Larangan

Diakui, kegiatan penambangan pasir dan batu di lereng Merapi ini membuat kelabakan Satpol PP. Siasat yang digunakan penambang untuk mengajukan izin sangat lihai. Yakni berdalih pembangunan kandang ternak untuk mengelabuhi pejabat.

Padahal tiga wilayah kecamatan di Boyolali, yakni Musuk,Cepogodan Selo masuk kawasan terlarang untuk ditambang guna menjaga kelestarian alam pegunungan Merapi-Merbabu. ‘’Namun dengan tipu muslihatnya, Pemprov melalui DPMTPS akhirnya bisa mengeluarkan izin penambangan,’’ ujarnya.

Pemkab Boyolali kecolongan adanya penambangan berizin di wilayah Dukuh/ Desa Bakulan, Kecamatan Cepogo. Awalnya pemohon izin mengajukan izin untuk usaha peternakan ayam.

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) lalu mengeluarkan surat rekomendasi untuk pengajuan izin ke DPMPTSP Provinsi Jateng. PT Era Bangun Rejeki sebagai pemohon tak menjelaskan kepada Pemkab Boyolali bahwa dilokasi tersebut akan dilakukan penambangan.


(Joko Murdowo/CN41/SM Network)