• KANAL BERITA

Pelayanan Kesehatan di Blora Belum Maksimal

foto ilustrasi - istimewa
foto ilustrasi - istimewa

BLORA, suaramerdeka.com - DPRD Blora mendesak Pemkab untuk lebih serius memperhatikan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Masih tingginya angka kematian ibu dan bayi serta warga memilih rumah sakit di luar daerah untuk berobat, menjadi indikasi pelayanan kesehatan di Blora belum maksimal.

Peningkatan pelayanan kesehatan itu tidak hanya di rumah sakit melainkan hingga ke tingkat puskesmas di seluruh wilayah kecamatan. Desakan kalangan DPRD tersebut disuarakan dalam rapat paripurna DPRD tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Blora Tahun 2017, pekan lalu.

‘’Angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi yakni 14 persen. Kami ingin agar jumlah itu bisa ditekan. Salah satunya dengan menambah kelengkapan fasilitas kesehatan di puskesmas dan sumber daya manusia (SDM) pelayanan kesehatan yang mumpuni,’’ ujar Wakil Ketua DPRD, Sri Handayani, kemarin.

Menyikapi desakan DPRD tersebut, Bupati Djoko Nugroho menyatakan, akan terus mengupayakan peningkatan kualitas kesehatan baik di rumah sakit dan puskesmas. ‘’Kami akui, dokter spesialis di Blora kurang. Kita perlu bersama-sama mengusahakan penambahan dokter bagus. Fasilitas gedung rumah sakit terus ditambah untuk menambah daya tampung dan kualitas layanan. Selain itu, Pemkab melalui Dinas Kesehatan akan membantu kelengkapan alat kesehatan dan obat-obatannya,’’ kata Djoko Nugroho.

Sedangkan tentang masih tingginya angka kematian ibu dan bayi, menurut Bupati, menjadi perhatian serius Pemkab.Tahun-tahun mendatang akan lebih ditekan dengan cara meningkatkan sarana dan prasarana puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat serta tenaga medis dalam kuantitas dan kualitas memadai.

‘’Saya minta pengembangan puskesmas lebih diutamakan di wilayah pinggiran yang jauh dari rumah sakit. Puskesmas di Kecamatan Blora Kota dan Cepu nanti dulu, kita perhatikan dahulu puskesmas di kecamatan lainnya yang jauh dari rumah sakit agar ketika ada ibu yang akan melahirkan bisa segera ditangani dengan baik,’’ tegasnya.


(Abdul Muiz/CN40/SM Network)