Sebagian Kesulitan Air di Pesantren Lasem Teratasi

- Kamis, 11 Oktober 2018 | 20:42 WIB
Aktivitas santri di Ponpes Al-Hadi Sumbergirang Lasem kembali normal setelah kebutuhan air untuk sehari-hari terjamin melalui bantuan BPBD Rembang. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Aktivitas santri di Ponpes Al-Hadi Sumbergirang Lasem kembali normal setelah kebutuhan air untuk sehari-hari terjamin melalui bantuan BPBD Rembang. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Aktivitas santri dalam berbagai pengajian di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hadi Sumbergirang Kecamatan Lasem kembali normal. Santri yang sebelumnya dipulangkan saat ini sudah kembali ke pondok, setelah adanya bantuan air bersih dari Pemkab Rembang.

Bantuan air bersih melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang dilakukan Kamis (11/10) siang. Sebanyak 5.000 liter air digelontorkan kepada pengurus Ponpes Al-Hadi untuk ditempatkan dalam tandon.

Selain air bersih, BPBD juga meminjamkan tandon ukuran 1.000 liter kepada pihak pondok. Sebelumnya, pondok juga sudah membeli tandon ukuran 5.000 liter secara mandiri dari uang pesantren.

Keluarga pengasuh Ponpes Al-Hadi, Muhamad Hasyim mengungkapkan, seluruh santri yang sebelumnya dipulangkan secara bergilir sudah diminta kembali. Hanya tersisa satu dua santri yang belum kembali ke pondok lantaran alasan berbeda, salah satunya sakit.

“Hari ini (kemarin-red), dapat bantuan satu tangki air dari BPBD, sekaligus dipinjami tandon ukuran 1.000 liter. Aktivitas pengajian sudah kembali normal, seperti semula. Hanya satu dua santri yang belum ke pondok karena memang sakit,” terang Hasyim.

Menurut Hasyim, dengan adanya dua tandon dengan ukuran mencapai 6.000 liter akan bisa mencukupi kebutuhan air bagi seratusan santri. Asalkan, pihak pondok secara berkala mendapatkan pasokan air bersih.

“Informasinya, juga ada komunitas sosial yang siap membantu memberikan bantuan air. Kami tinggal bilang jika membutuhkan. Sementara ini, kebutuhan air santri aman, baik untuk mandi, mencuci dan lainnya. Seain Al-Hadi, Ponpes As-Sholatiyah juga dibantu 5.000 liter,” kata dia.

Kepala BPBD Rembang melalui Kasi Logistik, Akhmad Makruf mengungkapkan, bantuan air bersih di Ponpes Al-Hadi diberikan lantaran adanya laporan melalui pemberitaan media. Namun, khusus untuk Ponpes Kauman belum diberikan bantuan lantaran belum adanya permohonan.

Ia menjelaskan, stok air BPBD saat ini sejatinya sudah menipis. Saat ini hanya ada tambahan bantuan dari Baznas sebanyak 100 tangki, serta BKK Lasem 110 tangki. Air bantuan dua institusi tersebut diperkirakan hanya akan mampu digunakan selama dua pekan saja.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB
X