Mobilitas Warga di Jabar Mulai Naik, Ridwan Kamil: Jangan Euforia

- Senin, 30 Agustus 2021 | 16:16 WIB
Gerbang Tol Pasteur Bandung, akhir pekan lalu. (Foto: Istimewa)
Gerbang Tol Pasteur Bandung, akhir pekan lalu. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Mobilitas masyarakat di Jabar yang mulai tinggi kembali pasca penurunan kasus Covid-19, di antaranya dari bed occupancy rate  atau BOR rumah sakit yang melandai diharapkan tak berlanjut.

Sebelumnya, pada akhir pekan lalu, mobilitas masyarakat mulai menaik. Sejumlah tempat mulai banyak jadi tujuan di antaranya Puncak, Bogor.

Gerbang Tol Pasteur akses masuk ke Kota Bandung pun mulai meriah.

"Warga jangan euforia, karena kemarin Puncak sangat padat," kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di sela-sela penganugerahan program perlindungan kepada tenaga pendidik keagamaan terbanyak tingkat nasional di Bandung, Senin, 30 Agustus 2021.

Baca Juga: Jelang Pengumuman PPKM, Luhut Tekankan Pentinginya Kemandirian Sektor Kesehatan

Mereka, katanya, mesti tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat pandemi belum sepenuhnya terkendali.

Untuk itu, RK meminta warga untuk benar-benar memahami situasi dalam penanganan pandemi.

"Saya meminta masyarakat bisa menahan diri, karena protokol kesehatan itu termasuk pula untuk mengurangi kerumunan dan menghindari mobilitas yang tak perlu," jelasnya.

Mantan Walikota Bandung itu pun mengingatkan warganya untuk bersikap cermat dan bijak dalam menyikapi penurunan kasus tersebut. Langkah ini pun bermuara pada kebaikan bersama.

Baca Juga: PTM Hari Pertama, Anak-anak Diedukasi soal Covid-19 dan Terapkan Prokes

"Kalau tak perlu-perlu amat, jangan dulu melakukan pergerakan yang tak esensial, karena Covid-19 belum selesai," jelas pria berlatar arsitek tersebut.

Lebih baik, katanya, masyarakat ikut berkontribusi dalam program vaksinasi yang menyasar 37 juta warga Jabar.

Terlebih, sistem penyuntikan mereka sudah di upgrade hingga bisa melakukan ratusan ribu dosis mulai akhir pekan lalu.

Semula, mereka hanya sanggup melakukan vaksinasi 50 ribu dosis perhari.

Hanya saja, dengan sinergi semua pihak, Jabar bisa menembus lebih dari 400 ribu penyuntikan.

"Karena itu kita berharap pusat bisa menyediakan kuota vaksin dalam jumlah memadai dan proporsional. Karena secara sistem kita sudah kuat," katanya.

Halaman:
1
2

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB
X