Nasib Hak Interpelasi Formula E Anies Baswedan, Pengamat: Publik Berperan untuk Ikut Menekan

- Senin, 30 Agustus 2021 | 11:56 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (suaramerdeka.com / dok)
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (suaramerdeka.com / dok)

Berarti hak interpelasi masih membutuhkan dukungan 21 anggota dewan lagi.

Tapi, melihat kondisi politik saat ini, bukan tidak mungkin partai politik yang awalnya menolak bisa berubah haluan kemudian ikut mendukung hak interpelasi.

Sebab menurut Bambang, peran publik terutama warganet untuk menekan parpol tidak bisa diremehkan.

Apalagi ini urusan penggunaan uang rakyat untuk kegiatan yang akan digelar pada saat pandemi Covid-19 belum jelas kapan berakhir.

"Di sinilah kemudian peran publik sangat dibutuhkan untuk bisa ikut menekan partai politik yang menolak hak interpelasi agar bisa berubah haluan untuk mendukung hak interpelasi," kata Bambang.

Dengan tekanan publik yang masif terutama warganet dapat membuat pimpinan pusat parpol masing-masing, berubah haluan dan ikut menekan fraksi partai di DKI Jakarta untuk menyetujui hak interpelasi.

Sebab bagaimanapun pimpinan pusat partai tidak ingin partainya dihakimi oleh publik yang kemudian bisa ikut berdampak pada menurunnya elektabilitas parpol.

"Artinya, ini tergantung lagi pada partisipasi publik Jakarta, apakah ikut menekan atau cuek terhadap isu ini," tandasnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 11:10 WIB
X