Situasi Belum Menentu, KLHK Segera Realisasikan Program Terkait Kemasyarakatan

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 13:20 WIB
Menteri LHK Siti Nuraya dalam Raker dengan Komisi IV DPR. (suaramerdeka.com / dok)
Menteri LHK Siti Nuraya dalam Raker dengan Komisi IV DPR. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Berkenaan dengan antisipasi terhadap segala situasi yang belum menentuk dalam menghadapi pandemi Covid-19, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengatakan, sesuai arahan Presiden, agar postur anggaran tetap memakai asumsi kondisi sulit termasuk refocusing anggaran.

Kebijakan ini dengan tetap berpegang pada sejumlah pakem, di antaranya mengedepankan prioritas nasional, dan menjaga agenda-agenda bersama masyarakat.

“Dengan begitu, dapat terjalin rasa saling membangun kepercayaan di tengah masyarakat bersama pemerintah. Selain itu, kegiatan yang dapat memperkuat daya beli masyarakat didahulukan, dan harus selaras dengan kegiatan-kegiatan menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” ujar Siti Nuraya dalam Raker dengan Komisi IV DPR.

Dalam Raker yang membahas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat APBN Tahun Anggaran 2020, Evaluasi Anggaran Tahun 2021, RKA K/L Tahun 2022, usulan program-program yang akan didanai oleh DAK berdasarkan kriteria teknis dari Komisi, dan isu-isu aktual bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Baca Juga: Kapolri Serahkan Oksigen Generator Bantu Penanganan Covid-19 di Papua

Kemudian, Menteri Siti juga menyampaikan bahwa pihaknya kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas Laporan Keuangan (LK) tahun anggaran 2020. Opini WTP ini merupakan yang keempat kali berturut-turut diperoleh KLHK sejak tahun 2017.

Menteri Siti juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang tinggi atas apresiasi, saran, arahan, dan catatan yang konstruktif dari Komisi IV DPR RI.

Pihaknya akan segera menindaklanjuti segala program yang harus segera direalisasikan.

"Saya sudah meminta Sekjen dan para Dirjen untuk segera merealisir kegiatan-kegiatan yang bersama masyarakat, termasuk bimbingan teknis, dialog, konsolidasi. Saya minta Bulan September sudah harus riil dan jelas dilaksanakan,” katanya.

Baca Juga: Awan Panas Gunung Merapi Meluncur sejauh 2 Km, BPPTKG: Status masih Siaga

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PMI DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:28 WIB

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB

Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:07 WIB
X