BOR di Jabar Makin Turun, Genjotan Vaksinasi Tergantung Pasokan

- Kamis, 26 Agustus 2021 | 18:26 WIB
Ilustrasi tempat isolasi mandiri pasien Corona. Foto/Antara
Ilustrasi tempat isolasi mandiri pasien Corona. Foto/Antara

BANDUNG, suaramerdeka.com- Tingkat keterisian rumah sakit (bed occupancy rate) rujukan Covid-19 di Jabar terus menunjukan tren melandai.

Hala itu seiring kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan sejak awal Juli lalu.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Nina Susana Dewi, angka BOR rumah sakit di wilayahnya sudah menurun jauh.

BOR Jabar terus turun, sudah 20,95 persen,” katanya dalam keterangannya, Kamis (26/8).

Baca Juga: Bakti Kominfo Ajak Desa Wisata Manfaatkan Internet Untuk Buat Virtual Tour

Penurunan BOR itu diikuti pula dengan penurunan kasus aktif serta angka kesembuhan yang meningkat signifikan mencapai 91,94 persen dalam dua bulan terakhir.

Nina menyebut penurunan BOR maupun kasus aktif serta meningkatnya angka kesembuhan di Jabar itu sebagai bukti bahwa keberhasilan ini karena tak terlepas dari partisipasi masyarakat terhadap PPKM.

“Kondisi ini menandakan salah satu bukti keberhasikan kepatuhan masyarakat terhadap PPKM,” ujar mantan Dirut RSHS Bandung itu.

Ditambahkan, kendati rata-rata BOR di sejumlah kota dan kabupaten di Jabar menurun, Susana Dewi tak menampik masih adanya beberapa daerah yang BOR- nya masih relatif tinggi.

Baca Juga: Update Covid 26 Agustus: Bertambah 30.099, Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia 3.669.966 Orang

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB
X