Tenaga Kepariwisataan Semakin Dibutuhkan

- Rabu, 24 April 2019 | 19:00 WIB
suaramerdeka.com/Setiady Dwi
suaramerdeka.com/Setiady Dwi

BANDUNG, suaramerdeka.com - Keberadaan tenaga yang bergerak di sektor kepariwisataan akan semakin dibutuhkan mengingat banyak strategi daerah yang mengandalkannya sebagai sektor unggulan.

Rabu (24/4), dua daerah yakni Jabar dan Gorontalo menyatakan ingin berkerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung di sela-sela “Travel Mart 2019”.

Mereka ingin pariwisata bisa dikemas secara optimal termasuk dari sisi dukungan SDM.

"Karena kami ingin menjadikan pariwisata sebagai masa depan. Kalau ingin jadi negara teknologi, Amerika sudah duluan, negara industri,  China sudah 10 kali lipatnya, tak realistis, tapi kalau mau jadi pariwisata terhebat di dunia pasti bisa," jelasnya.

Menurut dia, kerja sama tersebut didasarkan pada keinginan untuk mengembangkan sebanyak 25 destinasi. Langkah itu menjadikan pihaknya perlu pemetaan terhadap kebutuhan hotel dan restoran.

"Karena kami belum ada pengetahuan yang cukup untuk melakukannya, pendekatan melalui manajmen modernnya juga belum jadi kekurangan ini harus maksimal harus ditingkatkan," jelasnya.

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menyatakan hal serupa. Pemprov ingin memperkuat kualitas sumber daya manusianya terutama dalam mendongkrak aktivitas kepariwisataan wilayahnya yang mulai diperhatikan secara serius.

"Kami memberikan beasiswa supaya putra terbaik bisa sekolah pariwisata. Secara bersamaan, kami juga terbuka dengan investor termasuk jaminan pengurusan perizinan yang dipermudah untuk pengembangan pariwisata," jelasnya.

Dalam kaitan itu, Ketua STP NHI Bandung, Faisal menyatakan bahwa kegiatan “Travel Mart 2019” menjadi bagian dari upaya peningkatan kunjungan wisata. Mereka membantu para pelaku bisnis perjalanan serta bisnis pariwisata yang menjadi tempat dalam mengambil keputusan dalam memilih produk wisata.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan

Tags

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB

RK: Kita Tak Pernah Merencanakan Pembangunan Ibukota

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:42 WIB
X