PTM Terbatas Perlu Pengawasan Bersama, Daerah Didorong Selesaikan Vaksinasi

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 14:27 WIB
pelaksanaan PTM  (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
pelaksanaan PTM (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada daerah-daerah yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1-3, dinilai perlu pengawasan bersama.

"Selain itu, daerah harus memprioritaskan membuka sekolah-sekolah yang telah melakukan uji coba PTM sebelum lonjakan kasus Covid-19 terjadi pada Juni-Juli lalu," kata Ketua DPR RI Puan Maharani, Rabu (25/8).

Menurutnya, PTM terbatas membutuhkan pengawasan bersama dari guru, sekolah, dinas pendidikan dan dari orangtua murid. Hal itu agar pelaksanaannya sesuai dengan pedoman yang berlaku.

Baca Juga: Benarkah Tak Ada Isyarat Cinta antara Kim Seon Ho dan Shin Mi Ah di Hometown Cha Cha Cha?

"Saya mendorong agar daerah cepat menyelesaikan vaksinasi Covid-19 bagi para siswa di atas 12 tahun, guru, serta staf sekolah. Dengan demikian, sekolah tatap muka akan terlaksana dengan lebih aman," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Puan mengingatkan agar pihak sekolah tidak memaksakan siswa untuk mengikuti PTM. Terutama apabila orangtua atau walinya tidak mengizinkan.

"Sekolah diminta tetap menyiapkan infrastruktur pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal itu, mengingat sekolah tatap muka juga masih bersifat terbatas," tandasnya.

Khawatir

Selain itu, kata dia, sekolah harus memahami apabila pihak keluarga siswa masih memiliki kekhawatiran. Khususnya jika melepas anak-anaknya kembali ke sekolah, karena pandemi belum berakhir.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X