KPK 'Nafsu' Tangkap Harun Masiku, Apa Daya Terkendala Pandemi

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 21:25 WIB
Harun Masiku (Nugroho Wahyu Utomo)
Harun Masiku (Nugroho Wahyu Utomo)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Mantan Calon Anggota Legislatif (Caleg) PDI Perjuangan Harun Masiku berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Januari 2020.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kendala untuk menangkap tersangka kasus dugaan suap terkait penetapan Anggota DPR RI terpilih Tahun 2019-2024.

"Hanya saja karena tempatnya bukan di dalam (negeri), kami mau ke sana juga bingung. Pandemi sudah berapa tahun," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto saat jumpa pers, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (24/8).

Baca Juga: PPKM Turun Level, Mendagri Ingatkan Pemda Perbaiki Data Covid: Tak Sinkron Bisa Bahaya

Bahkan, ia mengaku sangat bernafsu untuk menangkap Harun Masiku.

Menurut dia, Ketua KPK Firli Bahuri juga telah memerintahkannya, namun kesempatannya belum ada.

"Saya sangat nafsu sekali ingin menangkap. Waktu itu Pak Ketua sudah perintahkan kau berangkat ke sana, "Saya siap pak", tetapi kesempatannya yang belum ada," ujar Karyoto.

Ia juga mengatakan sudah mendapatkan informasi keberadaan Harun Masiku, sebelum Harun Al Rasyid yang merupakan Kasatgas KPK nonaktif juga mengungkapkan informasi yang sama.

Baca Juga: Biaya Prokes Liga Termasuk PCR Ditanggung PSSI dan LIB

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB

Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:07 WIB
X