Sajikan Wedang Ronde Hingga Sayur Lodeh Saat Menjamu DPP Gerindra, Sekjen PDIP Ungkap Maknanya

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 14:57 WIB
Pertemuan DPP PDI Perjuangan (PDIP) dengan DPP Partai Gerindra di kantor pusat DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/8/2021). (suaramerdeka.com/dok)
Pertemuan DPP PDI Perjuangan (PDIP) dengan DPP Partai Gerindra di kantor pusat DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/8/2021). (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pertemuan DPP PDI Perjuangan (PDIP) dengan DPP Partai Gerindra berlangsung hangat. Karena dilakukan di tengah pandemi covid-19, menu-menu khusus disiapkan oleh partai berlambang banteng.

Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya menyiapkan makanan khusus. Yakni wedang ronde sebagai minuman pembuka, dan sayur lodeh.

Kata Hasto, wedang ronde dipilih karena bisa menghangatkan badan. Tentu saja, kata Hasto, hal itu diharap bisa semakin menghangatkan hubungan antara kedua partai. Sementara sayur lodeh memiliki makna keprihatinan sekaligus harapan agar situasi menjadi lebih baik.

"Karena ini di tengah pandemi, makan siang pun kami siapkan khusus. Karena Bung Karno itu suka sayur lodeh. Dan ini pagebluk. Dan itu dimasak dari dapur PDI Perjuangan sendiri. Semoga menikmati sayur lodeh buatan dari dapur PDI Perjuangan, semoga kerja sama di antara kita, pandemi bisa diatasi dengan gotong royong," ujar Hasto, saat membuka pertemuan itu.

Baca Juga: Level PPKM di Beberapa Daerah Turun, Menkominfo Minta Masyarakat Tetap Optimistis dan Waspada

Untuk diketahui, sayur lodeh memang merupakan bagian dari kekayaan budaya masyarakat, khususnya di Yogyakarta. Biasanya ini dilakukan sebagai semacam bagian dari doa ketika wabah atau bencana terjadi. Biasanya, dalam hajatan-hajatan besar seperti memulai acara pernikahan pun tak jarang sayur lodeh juga dihidangkan. Tujuannya untuk tolak bala.

Kata Hasto, pihaknya juga menyiapkan sejumlah menu keindonesiaan lainnya termasuk ikan asin.

"Kita pesan yang unik, karena Pak Muzani saya denger denger menggemari menu nusantara, jadi kami siapkan. Jadi kami investigasi dulu ini (menu kesukaan Muzani, red)," kata Hasto.

Kedua pihak bertemu di kantor pusat DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/8/2021). Jajaran DPP PDIP dipimpin Hasto, bersama jajaran pimpinan partai. Yakni Komarudin Watubun, Yasonna Laoly, Utut Adianto, Eriko Sotarduga, Ahmad Basarah, Djarot Saiful Hidayat, Sri Rahayu, Bambang Wuryanto, Sadarestuwati, dan Nusyirwan Soedjono.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X