Perbaikan Situasi Pandemi, Presiden Minta Disikapi dengan Hati-hati dan Penuh Kewaspadaan

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 09:36 WIB
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas melalui konferensi video mengenai evaluasi PPKM Darurat dari Istana Merdeka, Jakarta. (BPMI Setpres)
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas melalui konferensi video mengenai evaluasi PPKM Darurat dari Istana Merdeka, Jakarta. (BPMI Setpres)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presiden Joko Widodo juga mengingatkan bahwa perbaikan situasi pandemi Covid-19 saat ini tetap harus disikapi dengan hati-hati dan penuh kewaspadaan.

Hal ini perlu dilakukan agar pembukaan kembali aktivitas masyarakat tidak berdampak pada peningkatan kasus.

Hal ini diungkapkan dalam keterangan persnya, Senin (23/08/2021) malam, dari Istana Merdeka, Jakarta.

“Pembukaan kembali aktivitas masyarakat tetap harus dilakukan tahap demi tahap seiring dengan peningkatan protokol kesehatan, testing dan tracing yang tinggi, serta cakupan vaksinasi yang semakin luas,” katanya.

Baca Juga: Program Plasma Ternak Berbasis Pesantren Digulirkan di Kebumen

Presiden Joko Widodo menyampaikan upaya percepatan vaksinasi yang terus dilakukan pemerintah, 

“Dalam beberapa hari terakhir, saya melihat cakupan vaksinasi juga terus meningkat dan saat ini 90,59 juta dosis vaksin sudah disuntikkan. Saya minta kepada Menteri Kesehatan sampai akhir bulan Agustus ini, kita harus bisa mencapai penyuntikan lebih dari 100 juta dosis vaksin,” ujarnya.

Terkait upaya penelurusan, Presiden mengungkapkan keterlibatan TNI dan Polri dalam melakukan penelusuran juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan rasio kontak erat.

“Pada 20 Agustus 2021, rasio kontak erat mencapai 6,5, jauh meningkat dibanding pada 31 Juli 2021 yang berada pada posisi 1,9,” ungkapnya.

Baca Juga: PPKM Kembali Dilanjutkan, Luhut: Level Disesuaikan dengan Kondisi Setiap Daerah

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X