Rasionalisasi, KONI Jateng Terpaksa Coret 32 Atlet PON dari Berbagai Cabang

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 05:50 WIB
Para atlet anggar latihan di Gedung KONI Salatiga untuk persiapan PON Papua 2021. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)
Para atlet anggar latihan di Gedung KONI Salatiga untuk persiapan PON Papua 2021. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)

SEMARANG, suaramerdeka.com - KONI Jateng terpaksa mencoret sedikitnya 32 atlet dari berbagai cabang olahraga karena menyesuaikan anggaran atau rasionalisasi.

Para atlet itu sebenarnya lolos PON Papua 2021, namun dengan pertimbangan tipisnya peluang meraih medali, mereka tidak diberangkatkan.

Wakil Ketua KONI Jateng Sudarsono mengatakan, pencoretan atlet itu sudah melalui pertimbangan matang.

Pihaknya sudah menganalisis peluangnya di PON nanti dan dirasa tipis, sehingga harus mencoretnya karena menyesuaikan anggaran yang ada.

Baca Juga: MPL ID Season 8: Mimpi Buruk Bigetron Alpha, 2 Kali Telan Kekalahan

"Kami sudah membicarakan kepada pengurus provinsi dari cabang olahraga yang bersangkutan. Para atlet itu sebenarnya lolos babak kualifikasi PON. Mereka memahami pencoretan ini karena alasan rasionalisasi atau menyesuaikan anggaran yang tersedia," katanya.

Sudarsono menegaskan, bahwa para atlet yang dikirim ke PON nanti dituntut pulang membawa medali.

Artinya, di PON bukan sekedar berpartisipasi, melainkan harus menujukkan prestasi dengan meraih medali. Karenanya, atlet yang dikirim nantinya mereka yang berpotensi meraih medali.

"Kami menuntut komitmen dari pengurus cabang olahraga bahwa mereka harus latihan keras mendorong atletnya berprestasi," paparnya saat ditemui di kantor KONI Jateng.

Baca Juga: MPL ID Season 8: Alter Ego Masih Kokoh di Puncak Klasemen

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Viral! Edy Mulyadi Hina Kalimantan, Begini Sosoknya 

Senin, 24 Januari 2022 | 14:34 WIB
X