Ada Faskes 'Ngakali' Harga Tes PCR , Puan: Harus Ditindak Tegas, Tak Bisa dengan Teguran

- Senin, 23 Agustus 2021 | 08:00 WIB
TES SWAB: Petugas Puskesmas Magelang Utara melakukan tes swab antigen dan PCR kepada mahasiswa Untidar yang kontak erat dengan klaster gathering mahasiswa. (suaramerdeka.com/Asef Amani)   
TES SWAB: Petugas Puskesmas Magelang Utara melakukan tes swab antigen dan PCR kepada mahasiswa Untidar yang kontak erat dengan klaster gathering mahasiswa. (suaramerdeka.com/Asef Amani)  

JAKARTA, suaramerdeka.com - Adanya sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) yang masih menetapkan harga polymerase chain reaction (PCR) test di atas batas tarif tertinggi yang ditetapkan pemerintah, disorot Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani.

Laporan yang beredar, beberapa rumah sakit, klinik, dan laboratorium tersebut ‘mengakali’ harga tes PCR dengan berbagai cara.

“Pemerintah sudah menetapkan batas tarif tertinggi pemeriksaan tes PCR yang merupakan salah satu upaya untuk memperkuat pengetesan kasus Covid-19. Seluruh fasilitas kesehatan baik rumah sakit (RS), klinik, dan lab harus mematuhi ketentuan tersebut,” ungkap Puan dalam keterangan persnya.

Ketentuan batas tarif atas tes PCR diatur dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/1/2845/2021 dan mulai berlaku sejak Selasa (17/8/2021) lalu.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Terus Menurun, Blora Berharap Bisa ke Level 3

Sesuai instruksi Presiden Jokowi, Kemenkes mengatur batas tarif tertinggi tes PCR di Jawa-Bali Rp495 ribu dan luar Jawa-Bali Rp 525 ribu.

Hanya saja sejumlah faskes di Jakarta dilaporkan melanggar ketentuan itu dengan menetapkan tarif melebihi batas tarif atas melalui penambahan komponen biaya, penawaran layanan premium, hingga layanan hasil instan.

Atas temuan tersebut, Puan berharap pemerintah dalam memberikan teguran atau sanksi kepada faskes-faskes tersebut harus dilakukan dengan tegas.

“Jangan pemerintah sudah menurunkan harga tes PCR, tapi faskes di bawah mengakali rakyat dengan tambahan biaya ini itu. Faskes tersebut harus ditindak tegas,” tegas Puan.

Baca Juga: Pelayanan Isoter Kapal Terapung KM Bukit Raya, Menhub Ajak Masyarakat Mengoptimalkan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X