Penularan Masih 10 Ribu Kasus Lebih/Hari

Red
- Senin, 23 Agustus 2021 | 01:00 WIB
SM/Merawati Sunantri - TIBA DI KLATEN: Menkes Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Prabowo turun dari halikopter yang mendarat di Klaten. (24)
SM/Merawati Sunantri - TIBA DI KLATEN: Menkes Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Prabowo turun dari halikopter yang mendarat di Klaten. (24)

JAKARTA - Meskipun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, 3, dan 2 berakhir hari ini, Senin (23/8), namuan kasus penularan Covid-19 secara nasional masih tinggi, yakni di atas 10 ribu orang/hari. Angka kematian akibat korona juga masih berada di atas angka 1.000 orang/hari.

Meski demikian, kabar baiknya, angka kesembuhan konsisten berada di atas 20 ribu/hari. Dalam lima hari terakhir, misalnya (17-21/8), jumlah penularan Covid-19 masih naik turun, yakni berturut-turut 20.741 kasus, 15.768, 22.053, 20.004, dan 16.744 kasus.

Sementara angka kematian, yakni 1.180 kasus, 1.128, 1.492, 1.348, dan 1.361 kasus. Sementara angka kesembuhan, mencapai 32.225 kasus, 29.794, 29.012, 26.122, dan 23.011 kasus. Sebelumnya, diketahui bahwa pekan lalu PPKM di Jawa-Bali diperpanjang hingga 23 Agustus 2021. Keputusan ini berlaku bagi daerah yang menerapkan PPKM level 4, 3, dan 2.

Perbanyak Tracing

Terkait upaya menekan Covid-19, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, sangat penting diperbanyak tracing dan testing. Selain itu, membawa orang yang positif korona ke isolasi terpusat untuk mengantisipasi penularan.

”Vaksinasi juga sangat penting. Yang divaksin bukan kebal tapi daya tahannya menjadi bagus, kalau kena cepat sembuh. Masa infeksinya pendek, jadi menurunkan tingkat penularan,” tandas Budi Gunadi di Pendapa Pemkab Klaten, Sabtu (21/8).

Menkes hadir bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Rakor Penanganan Covid-19 di Pendapa Pemkab Klaten. Dia juga menambahkan, ketiga hal di atas adalah stategi pencegahan untuk orang yang sehat. Sementara strategi lainnya, defensif dilakukan bila sudah terdesak, yakni perawatan orang yang sakit.

”Untuk perawatan pasien perlu kesiapan RS, dokter, hingga ketersediaan oksigen. Kalau sudah fase ini sudah telat. Karena itu, disiplinkan melacak kasus, sesudah dilacak dilakukan tes,” ujar dia.

Masyarakat perlu hidup tenang, bukan lockdownlagi, dilepas lagi, kemudian lockdown lagi dan dilepas lagi. Perlu disiplin protokol kesehatan agar covid-19 bisa dikendalikan dan masyarakat bisa kembali beraktifitas normal. Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan permohonan agar data kabupaten, provinsi dan pusat disinkronkan, karena ada perbedaan.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Peringati HSN, Ini Bunyi Ikrar Santri Indonesia

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Simak Filosofi Tema dan Logo Hari Santri Nasional 2021

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:28 WIB
X